
LUPA
Lupa hari pada mataharinya
Pada siang yang terik

Pada panas menyengat
Iapun jadi rindu pada sinar matanya
Yang memancarkan cahaya menyala
Lupa malam pada kelamnya
Pada keheninganyang panjang
Pada kebekuan yang mencekam
Lalu iapun jadi rindu pada rembulan
Yang tersenyum rekah di malam Purnawan menebar cinta
Lupa bintang pada langitnya
Lupa air pada akhirnya
Lupa api pada nyalanya
Lupa insan akan dirinya
Adalah awal petaka
Meulaboh, Agustus 1993
Rosni Idham