Kandang Ayam di Pidie Jaya Hangus Dilalap Api, Diduga Akibat Korsleting Listrik

waktu baca 2 menit
Kamis, 31 Jul 2025 23:43 redaksi

FRASALOCAL||PIDIE JAYA – Sebuah kandang ayam broiler di Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, hangus terbakar pada Rabu (30/7/2025) dini hari. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 1 miliar, meliputi bangunan kandang dan ribuan bibit ayam yang hangus.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 23.40 WIB. Api pertama kali terlihat menjalar dari bagian tengah kandang berkonstruksi kayu sepanjang 60 meter. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan melahap seluruh bagian kandang.

Merespons laporan warga, personel Polres Pidie Jaya dan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya segera bergerak menuju lokasi. Empat unit armada Damkar tiba pukul 00.10 WIB dan berhasil memadamkan api sepenuhnya dalam 35 menit.

Kapolsek Meureudu, Iptu Mustafa Kamal, mewakili Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, ia mengakui kerugian materiil sangat besar lantaran kandang dan seluruh ayam broiler turut terbakar.

Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya, Iptu Fauzi Atmaja, mengungkapkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi mengarah pada dugaan kuat korsleting listrik sebagai pemicu kebakaran.

“Kami temukan indikasi awal korsleting listrik. Diduga, percikan arus pendek memicu ledakan kecil dari tabung gas elpiji 3 kg yang digunakan untuk pemanas anak ayam. Ini mempercepat penyebaran api di dalam kandang,” jelas Iptu Fauzi.

Meskipun tidak ditemukan unsur kesengajaan, penyelidikan mendalam akan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada kelalaian fatal.

Total 12.500 ekor bibit ayam yang baru dimasukkan tiga hari sebelumnya turut hangus dalam peristiwa ini. Pemilik kandang, Syahrabil (47), mengaku pasrah atas musibah yang menimpanya dan memperkirakan total kerugian mencapai sekitar Rp 1 miliar.

Warga sekitar menyampaikan apresiasi atas respons cepat petugas gabungan yang berhasil mencegah api meluas ke permukiman. “Kami sangat berterima kasih atas tindakan cepat dari kepolisian dan Damkar. Kalau terlambat sedikit saja, api bisa menjalar ke rumah-rumah warga,” ujar Syahrabil.

Sebagai langkah pencegahan, Polres Pidie Jaya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik dan penggunaan gas, khususnya di lingkungan tempat usaha yang memiliki material mudah terbakar.

“Kami imbau masyarakat untuk rutin memeriksa kabel dan peralatan listrik, terutama yang digunakan terus-menerus di lokasi usaha seperti kandang atau bengkel,” tutup Iptu Fauzi.

LAINNYA