FRASALOCAL ||ACEH BARAT– Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM mengatakan, salah satu target besar pemerintah daerah adalah mewujudkan Aceh Barat yang lebih terang pada tahun 2028 melalui penggantian lampu penerangan jalan umum (PJU) menjadi lampu LED hemat energi, Rabu 29 Juli 2026.
“Saat ini biaya listrik lampu jalan mencapai sekitar Rp7 miliar per tahun. Lampu yang digunakan masih berdaya tinggi dan belum efisien. Kita akan menggantinya dengan lampu LED 90 watt yang lebih terang dan lebih hemat listrik,” kata Tarmizi.
Kata Tarmizi, penggantian lampu tersebut diperkirakan mampu menghemat anggaran listrik lebih dari Rp2 miliar setiap tahun. Dana hasil efisiensi itu nantinya akan digunakan kembali untuk memperluas pemasangan lampu jalan di berbagai wilayah.
Tarmizi menyebutkan, program penggantian lampu telah dimulai secara bertahap dengan memprioritaskan kawasan perkotaan sebagai wajah Kabupaten Aceh Barat, kemudian dilanjutkan ke jalan-jalan utama di kecamatan yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat tinggi.
Kalau kotanya gelap, maka Aceh Barat juga terlihat gelap. Karena itu prioritas pertama adalah kawasan kota, kemudian jalan-jalan kecamatan yang padat penduduk dan rawan kecelakaan,” ujarnya.
Selain itu, kata Tarmizi, untuk daerah yang belum terjangkau jaringan listrik dan kerap mengalami banjir, pemerintah akan memasang lampu tenaga surya dengan dukungan anggaran APBK maupun pokok-pokok pikiran DPRK.