Polda Aceh Kerahkan Ratusan Alsintan untuk Dukung Penanaman Jagung Serentak Kuartal III

waktu baca 2 menit
Rabu, 9 Jul 2025 21:21 redaksi

FRASALOCAL||ACEH BESAR – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mengerahkan ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) dalam kegiatan penanaman jagung serentak kuartal III. Langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Alsintan yang dikerahkan meliputi enam unit traktor roda empat, 23 unit traktor tangan (handtraktor), 115 unit alat penanam jagung (corn seeder), 46 unit pompa air, 56 unit alat pengukur tanah, dan 46 unit alat penyemprot (sprayer).

Kapolda Aceh, Irjen Pol. Dr. Achmad Kartiko, menyampaikan bahwa dalam kegiatan tanam serentak kali ini, pihaknya bekerja sama dengan kelompok tani Palapa KM 66. Kelompok ini merupakan salah satu dari 54 kelompok tani yang terlibat langsung dalam penanaman jagung.

“Benih jagung yang digunakan dalam penanaman ini adalah jenis Maxxi, benih unggulan dari Dinas Pertanian Aceh Besar. Benih ini telah terbukti adaptif terhadap kondisi cuaca dan mampu memberikan hasil optimal dengan tingkat pertumbuhan yang seragam,” ujar Irjen Pol. Dr. Achmad Kartiko seusai menghadiri penanaman jagung serentak kuartal III di Desa Suka Damai, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Rabu, 9 Juli 2025.

Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil verifikasi lapangan bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), total lahan yang siap tanam seluas 141,7 hektar. Lahan tersebut terdiri dari 41 hektar lahan perhutanan sosial dan 100,7 hektar lahan non-perhutanan sosial.

“Ke depannya, kami akan mendorong kerja sama lanjutan dengan kementerian dan instansi terkait dalam hal penambahan lahan, melalui koordinasi strategis dengan KLHK, ATR/BPN, dan Pemerintah Daerah,” katanya.

Alumni Akabri 1991 tersebut juga mengatakan bahwa penanaman jagung akan dilakukan secara bertahap di 56 titik lahan yang tersebar di wilayah polres/polresta jajaran, dengan target panen mencapai 600 ton.

Ia menambahkan bahwa program penanaman jagung ini tidak hanya menjadi wujud dukungan Polri dalam ketahanan pangan nasional, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta memperkuat stabilitas keamanan di Aceh.

“Kami juga memohon dukungan dan arahan Kapolri serta instansi terkait lainnya dalam mengatasi persoalan struktural terkait ketersediaan lahan, agar agenda pembangunan berkelanjutan di Aceh dapat tercapai secara adil dan inklusif,” pungkasnya.

LAINNYA