Kapolres Pidie Jaya Resmikan “Pekarangan Pangan Bergizi”: Langkah Strategis Menuju Kemandirian Pangan

waktu baca 2 menit
Kamis, 2 Jan 2025 23:36 redaksi

FRASALOCAL|| MEUREUDU  –  Seluas 0,25 Hektar lahan denga 2.500 meter bujur sangkar launching peresmian program Pekarangan Pangan Bergizi di Gampong Kuta Trieng, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Kamis, (2/1/2025)

Peresmian itu dilakukan oleh Kapolres Pidie JAYA yang melibatkan sinergi antara Polres Pidie Jaya, TNI, Pemerintah Daerah, serta masyarakat setempat. Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan menciptakan kemandirian pangan lokal.

Dalam acara peresmian itu turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pidie Jaya, Drh. Muzakir, Kapolsek Meureudu, Iptu Teuku Anshari, SE, Danramil 19 Meureudu, Lettu Inf. Jaminan, Camat Meureudu, Syukrimiadi, serta perangkat Gampong Kuta Trieng dan kelompok wanita tani Bungong Mulu.

Acara dimulai dengan penanaman simbolis berbagai komoditas pangan bergizi seperti tomat, terong, cabe, dan sayuran lainnya oleh Kapolres bersama para tamu undangan.

Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah warga guna memenuhi kebutuhan pangan bergizi secara mandiri.

“Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat menyadari potensi pekarangan yang ada di sekitar mereka, sehingga ketergantungan pada pasokan pangan luar dapat berkurang.

Kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat, TNI, dan kepolisian menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar Kapolres Pidie Jaya.

Lebih dari sekadar program pertanian, Pekarangan Pangan Bergizi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai teknik pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan. Dengan keterlibatan kelompok wanita tani dan penyuluh pertanian, diharapkan program ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan produksi pangan di wilayah Pidie Jaya.

“Ke depan program ini direncanakan untuk diperluas ke berbagai gampong di Kabupaten Pidie Jaya, guna menciptakan kemandirian pangan yang tangguh di tengah tantangan global yang terus berkembang,” tutupnya.

LAINNYA