FRASALOCAL|| SIGLI Komandan Koramil Danramil /01 Muara Tiga,jajaran Kodim 0102/ Pidie, bersama unsur Muspika, meninjau langsung ke irigasi jebol Gampong Pawod Kecamatan Muara kabupaten Pidie, pasca hujan deras yang melanda wilayah tersebut.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari langkah antisipasi potensi bencana banjir yang dapat mengancam keselamatan lahan petani dan rumah warga terendam air.
Danramil 01/Muara Tiga Kapten Inf Samsul Bahri, jajaran Kodim 0102/ Pidie, menyampaikan, setelah mendapatkan laporan bahwa irigasi Gampong Pawod jebol langsung menuju kelokasi tersebut
“Kami bersama Muspika akan terus memantau situasi, serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana akibat sumbatan sampah atau luapan air,” ujarnya.

Selain memeriksa aliran sungai, tim gabungan juga mengidentifikasi beberapa titik yang berpotensi menjadi sumber masalah, seperti sedimentasi dan tumbuhan liar yang menghambat aliran air. Langkah penanganan segera akan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Selain itu juga, ruas jalan dan rumah warga di Kecamatan Muara Tiga, kabupaten Pidie, kembali terendam banjir. Banjir terjadi setelah diguyur hujan deras sejak pukul 22.30 WIB sampaikan Pukul 04.30 WIB,
“Kita telah berhasil pengecekan dilokasi dan telah melaporkan ke Kantor Pertanian kecamatan setempat, untuk segara ditangani,” sebut Danramil, Jumat (3/1/2025).

Beberapa jalan dan rumah warga di dikawasan tersebut tampak tergenang akibat volume air yang meningkat. Banjir yang menggenangi jalan dan perumahan warga lantaran drainase jalan dan parit juga meluap.
Kemudian Ia mengatakan, bahwa Babinsa sudah melakukan pemantauan kondisi di Jalan Simpang Beutong Laweung, Kecamatan Muara Tiga, dan Sejumlah rumah warga serta jalan tampak terendam banjir.
“Genangan air ini terjadi di beberapa titik Jalan yang meluap kejalan di Gampong Pawod dan gampang Deyah serta ikut imbas terendam rumah warga,” ujarnya.

Kemudian Ia Menjelaskan, bahkan kondisi ini tidak hanya terjadi di Gampong Pawod dan Gampang Deyah, namun juga berdampak pada rumah warga Gampong Keupula terendam karna air sawah drainase dan parit juga meluap.
“Debit air tampak lebih tinggi dibandingkan biasanya. Luapan air dari drainase menutupi sekitar 25-30 cm badan jalan dan masuk kerumah warga sekitar 20- 25 cm,” tutupnya. []