FRASALOCAL.COM||BLANGPIDIE – Bupati Aceh Barat Daya dr.Safaruddin memang sudah sejak lama dikenal sebagai pemimpin yang sangat peduli terhadap anak yatim. Bahkan, sejak sebelum menjadi Bupati Abdya . Kepedulian itu menuai penilaian positif dari masyarakat.
Salah satu orang tua perempuan dari anak yatim, Fitriani (38) di Kecamatan Blangpidie, mengatakan, selama Bupati Safaruddin memimpin Kabupaten Abdya selalu mempunyai perhatian khusus terhadap anak yatim piatu.
Menurutnya, gelar “Ayah Anak Yatim-Piatu” memang pantas disandangkan pada politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu. Sebab, Bupati Safaruddin konsisten memberikan perhatian terhadap ratusan anak yatim di “Bumoe Breuh Sigupai”dalam setiap tahunnya.
“Berarti Bupati Safaruddin itu meneladani apa yang menjadi kegemaran Rasulullah, semoga terus Istiqomah,” imbuhnya.
Hal yang sama juga disampaikan, Ketua Forum Jurnalis Aceh Wilayah Abdya. Bukan tanpa sebab, Dr. Safaruddin disebut sebagai “Ayah Anak Yatim” karena kepeduliannya terhadap anak-anak yatim di daerah tersebut tanpa henti.
“Kemarin Jum’at (13/03) sore, ada ratusan anak-anak yatim di Abdya yang disantuninya di Pendopo Bupati,” kata Rusman, Minggu (15/3/2026).
Dr. Safaruddin hampir setiap saat selalu tanpa alfa menjalankan tuntunan Al-Qur’an Qs. Al-Baqarah ayat:220 serta selalu berpedoman pada guidelines Qs. Al-Ma’un, dimana dalil Allah SWT pada surah ini membahas tentang pentingnya berbuat baik dan peduli kepada sesama, terutama anak yatim dan orang miskin.
“Ia peduli anak yatim bukan hanya sekarang sebagai orang nomor satu Abdya, namun jauh sebelumnya ia kerap selalu memberikan ruang di setiap momentum untuk menyantuni anak-anak yatim dan piatu”.
Rusman juga menambahkan, jika banyak jejak digital yang membuktikan jika Dr. Safaruddin selalu memberikan perhatian lebih terhadap anak-anak yatim, terkhusus di Abdya dan di daerah lain secara umum.
“Saat Dr. Safaruddin masih menjabat anggota DPR Aceh periode lalu sering turun ke daerah-daerah, baik agenda reses maupun agenda lainnya selalu diselanggi kegiatan peduli anak yatim. Di Abdya saban tahun ada agenda santunan anak yatim khusus yang digelar di kediaman orangtua nya di Gampong Tengah Rawa Susoh. Dan kami selalu meliput agenda itu,” kata Rusman salah seorang pelaku media sosial di Abdya.
Sementara itu, Bupati Safaruddin mengungkapkan, perhatian terhadap anak yatim merupakan kewajiban baginya. Menurutnya, hal itu memang dilakukan sudah sejak dirinya masih remaja.
“Saya merasa penting untuk peduli, sebab saya merasakan sendiri bagaimana kalau tidak punya orang tua,” tuturnya.