FRASALOCAL.COM||BLANGPIDIE – Suasa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI, benar-benar dirayakan oleh masyarakat Desa Padang Baru Kecamatan Susoh, dengan beragam lomba-lomba tradisional.
Pantauan awak media , Minggu, 17 Agustus 2025, banyak warga Padang Baru memenuhi lapangan bola kaki Marinir bersama anak-anaknya mengikuti lomba balap karung, makan kerupuk, tarik tambang, hingga berbagai lomba lainnya. Rata-rata warga mengenakan pakaian merah putih melambangkan Indonesia baju putih .
Warga tampak antusias, tak jarang tertawa histeris menyaksikan anak-anaknya terguling-guling ikuti lomba balap karung mengenakan helm.
Selain itu, saat para orang tua berpartisipasi dalam lomba , tawa penonton tak terbendung, menyaksikan beragam ekspresi wajah yang unik.
Keseruan lomba Agustusan ini didukung oleh cuaca Abdya yang cerah. Nanda (36), warga Padang Baru , yang datang bersama anaknya, mengaku terhibur dengan rangkaian lomba Agustusan ini. Di tengah cuaca terik, anaknya pun tidak beranjak untuk menyaksikan lomba.
Ia mengaku menyaksikan lomba ini salah satu bentuk quality time dengan keluarga. Sebab, di hari-hari biasa, ia dan suami bekerja sebagai karyawan yang pergi pagi pulang sore.
“Lihat anak senang, kita senang. Agustusan ini liburan dan hiburan murah meriah. Kita dibuat tertawa, kita juga bisa seharian sama anak dan suami,”katanya singkat.
Secara terpisah,Ketua Pemuda Miswandi melalui Keuchik Gampong Padang Baru Selamat Din mengatakan, lomba yang diselenggarakan pihaknya bagian dari memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia dengan tujuan agar anak bangsa tidak pernah lupa akan perjuangan para pahlawan Indonesia.
“Kegiatan lomba hari kemerdekaan yang kita selenggarakan tidak hanya memeriahkan hari kemerdekaan, namun juga bagian dari mempererat tali silaturahmi sesama warga kita, sehingga keakraban semakin terajut tanpa terpecah belah,” ungkap Miswandi , Minggu (17/8/2025).
Dirinya juga menjelaskan, acara lomba memperingati HUT ke-80 RI telah dilaksanakan selama beberapa hari lalu. Hal itu dilakukan oleh pemerintah gampong karena mengingat item lomba yang diselenggarakan tidak hanya satu, namun beragam lomba lainnya, sehingga membutuhkan waktu yang tidak hanya sehari saja.
“Setiap lomba yang diikuti oleh peserta langsung mendapat hadiah yang diberikan oleh pemerintah gampong, dan kami selaku aparatur desa sangat mengapresiasi atas partisipasi warga yang begitu antusias mengikuti lomba, sehingga ini menandakan betapa cintanya rakyat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelasnya.