PUPR Aceh Barat Lakukan Penanganan Darurat Jembatan Pasi Mesjid

waktu baca 1 menit
Selasa, 14 Apr 2026 20:32 redaksi

FRASALOCAL||ACEH BARAT–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat mengambil langkah taktis untuk menyelamatkan infrastruktur Jembatan Pasi Mesjid, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Selasa 14 April 2026.

Langkah ini diambil menyusul munculnya titik longsoran baru pada jalan pendekat (oprit) yang berpotensi memutus akses transportasi masyarakat jika tidak segera ditangani.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, menyatakan bahwa pengerjaan di lapangan saat ini difokuskan pada perlindungan struktur bawah jembatan dengan melakukan rehab sementara untuk mencegah semakin besarnya kerusakan pada talud dan oprit jembatan

Beni menjelaskan bahwa penanganan sementara ini melibatkan pembangunan talud pengaman di area kritis. Talud ini berfungsi sebagai dinding penahan tanah agar longsoran tidak merembet dan menggerus abutment (kepala jembatan).

”Kondisi di lapangan menunjukkan adanya penurunan tanah yang signifikan akibat longsoran baru. Fokus kami adalah memperkuat abutment dengan talud darurat. Jika struktur ini goyang, risiko jembatan ambruk akan sangat besar,” ungkap Beni Hardi, Selasa (14/4-2026)

Selain pembangunan talud, tim teknis juga melakukan rehabilitasi pada beberapa bagian lantai dan pagar jembatan yang mulai mengalami kerusakan akibat pergeseran tanah tersebut.

Beni menambahkan meskipun saat ini ditangani dengan dana darurat kabupaten, Beni menegaskan bahwa rencana perbaikan menyeluruh sudah dalam tahap finalisasi di tingkat pusat.

LAINNYA