FRASALOCAL||ACEH BARAT –Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat akan melakukan penanganan darurat Jembatan di Gampong Gunong Panyang, Kecamatan Woyla Timur, dimana sebelumnya, jembatan tersebut mengalami rusak akibat tergerus banjir menyusul hujan dengan intensitas tinggi, mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat (13/2/2026).
Plt Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadli Octora, menyebutkan telah melakukan peninjauan bersama tim teknis, pada Sabtu kemarin (14/2/2026).
Setelah berada dilokasi, Fadli Octora menyebutkan bahwa kondisi sungai di sekitar jembatan masih menunjukkan debit air yang cukup tinggi sehingga merusak abudment jembatan.
“Jembatan rusak karena tergerus banjir akibat hujan lebat semalam. Debit air sungai di lokasi lumayan tinggi dan arus cukup deras. Dikawatirkan jembatan tersebut bakal semakin rusak hingga menganggu aktifitas warga, sehingga kita langsung menanganinya dulu dengan cara darurat,” kata Fadli, Sabtu (14/2/2026).
Fadli Octora menyebutkan, kerusakan terjadi pada bagian penopang jembatan yang tergerus derasnya arus sungai.
Kemudian meningkatnya debit air menyebabkan struktur di sisi bawah jembatan terkikis, sehingga membahayakan akses masyarakat yang selama ini memanfaatkan jembatan tersebut sebagai jalur penghubung utama antar desa.
Menurut Fadli Octora, kondisi tersebut menjadi faktor utama terjadinya pengikisan pada bagian bawah jembatan. Jika tidak segera ditangani.
“Kerusakan dikhawatirkan akan semakin meluas, terutama apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan,”ungkap Fadli Octora.
Kata Fadli Octora, Dinas PUPR Aceh Barat akan melakukan penanganan darurat guna memperkuat sementara struktur yang terdampak. Penanganan tersebut berupa pemasangan batang kelapa sebagai penahan sementara untuk mengurangi dampak gerusan air sungai.
Kemudian pihaknya akan terus melakukan pemantauan di lapangan serta mengkaji kebutuhan penanganan lanjutan secara permanen. Ia juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi jembatan tersebut, terutama ketika kondisi debit air sungai meningkat.
“ Kita akan memastikan penanganan dilakukan secepat mungkin agar akses transportasi dan aktivitas masyarakat di Gampong Gunong Panyang, Kecamatan Woyla Timur, tetap berjalan dengan aman dan lancar,” tutup Fadli Octora.