FRASALOCAL||Aceh Barat- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat akan merehab lantai jembatan gantung Desa Sikundo di Kecamatan Pante Ceureumen Kabupaten setempat di tahun 2025, Minggu 12 Januari 2025.
Adapun rehabilitasi ini dilakukan mengingat kondisi lantai jembatan gantung dan kabel sisi jembatan yang merupakan akses bagi masyarakat setempat sudah rusak dan perlu dilakukan perbaikan atau rehabilitasi.
“Kemarin kita bersama wakil ketua DPRK Aceh Barat Azwir sudah turun langsung meninjau kondisi jembatan gantung desa Sikundo di Kecamatan Pante Ceureumen dan juga meninjau ruas jalan Pulo Tengoh-Jambak-Sikundo yang belum Teraspal sepanjang 8 Kilometer, untuk peningkatan aspal jalan sepanjang 8 Kilometer tersebut,” kata kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Kurdi melalui kabid jalan Benny Hardi.
Kata Benny Hardi, untuk tahun 2025 pihaknaya akan melakukan lanjutan peningkatan jalan aspal Jambak-Sikundo dengan pagu anggaran sebesar Rp.1 Milliar yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).
“Tahun ini kita juga akan memprioritaskan rehab lantai jembatan gantung Sikundo yang sudah rusak dan rapuh karena termakan usia serta juga menambah kabel di kedua sisi jembatan agar jembatan kokoh dan tahan lama,” ujar Benny Hardi.
Benny menyebutkan, kondisi jembatan gantung Sikundo ini tidak mampu menahan beban berat yang melebihi donase karena dikuatirkan lantai jembatan akan cepat rusak.
“Jadi kami berharap setelah jembatan gantung ini nanti direhab kenderaan yang melewati tidak melebihi beban yang terlalu berat karena dikuatirkan lantai jembatan gantung akan rusak lagi,”ungkap Benny Hardi.
Benny berharap kepada aparatur desa Sikundo agar dapat menjaga kondisi agar bertahan lama dengan menghindari agar tidak dilintasi oleh kendaraan yang melebihi beban atau muatan yang terlalu berat sehingga dapat merusak kembali jembatan gantung tersebut.(RED)