FRASALOCAL||ACEH BARAT – Ketua Formatur Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Daerah Aceh Barat, Syafrial Ardy, secara resmi membuka kegiatan Leadership Basic Training (LBT) di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Falah, Meulaboh, pada Minggu, 14 Juni 2026.
Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh seluruh panitia penyelenggara, para pembina, serta seluruh peserta yang telah berkumpul sejak pagi hari.
Kegiatan ini diselenggarakan langsung oleh Pengurus Daerah KB PII Aceh Barat sebagai salah satu program unggulan dalam rangka pembinaan kader pelajar.
Acara direncanakan berlangsung selama lima hari berturut-turut, terhitung mulai tanggal 14 hingga 18 Juni 2026, dengan rangkaian materi dan latihan yang disusun secara sistematis dan terstruktur.
Sebanyak 44 peserta telah terdaftar dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Mereka merupakan perwakilan pelajar yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan menengah, baik sekolah negeri maupun swasta yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Barat, yang telah lolos seleksi administrasi dan dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan.
Dalam sambutan pembukaannya, Syafrial Ardy menyampaikan bahwa kegiatan LBT ini menjadi langkah strategis organisasi dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki landasan keimanan yang kuat dan kemampuan memimpin yang mumpuni. Ia menekankan bahwa pelajar adalah ujung tombak kemajuan daerah di masa depan.
“Kami ingin mencetak kader-kader pelajar yang berkarakter, berintegritas, dan siap menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Kepemimpinan bukan hanya soal memimpin orang lain, tetapi juga kemampuan memimpin diri sendiri menuju jalan yang benar dan bermanfaat,” ujar Syafrial di hadapan para peserta dan panitia.
Selama berlangsungnya kegiatan, para peserta akan dibekali dengan berbagai materi penting, meliputi dasar-dasar keorganisasian, wawasan kebangsaan, pemahaman ajaran Islam yang moderat, keterampilan komunikasi, hingga pelatihan manajemen waktu dan pengambilan keputusan.
Materi disampaikan oleh para pembina, pengurus senior, serta narasumber yang berkompeten di bidangnya.
Selain sesi materi di dalam ruangan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan latihan fisik, permainan kepemimpinan, serta pengabdian sederhana di sekitar lokasi pondok pesantren.
Hal ini dilakukan agar para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai organisasi dan keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Pihak penyelenggara berharap, melalui kegiatan ini akan lahir pemimpin-pemimpin muda yang tangguh, berakhlak mulia, dan mampu membawa nama baik pelajar Islam Indonesia di tengah masyarakat. Diharapkan pula ilmu dan pengalaman yang didapat dapat diterapkan kembali di sekolah maupun lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Kegiatan Leadership Basic Training ini ditutup dengan upacara penutupan dan pembagian sertifikat pada Kamis, 18 Juni 2026.
Seluruh rangkaian acara berjalan lancar, aman, dan tertib berkat kerja sama yang baik antara panitia, pembina, serta antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh seluruh peserta selama kegiatan berlangsung.
Syafrial Ardy juga mengucapkan terimakasih kepada Pimpinan dan pengurus pesantren Nurul Falah yang sudah mengizinkan tempat untuk melaksanakan kegiatan LBT PII yang digelar oleh pengurus PD PII Aceh Barat.