RSJ Aceh Peringati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026

waktu baca 2 menit
Jumat, 26 Jun 2026 16:42 redaksi

FRASALOCAL||BANDA ACEH – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 dengan menggelar serangkaian kegiatan positif dan edukatif pada Jumat (26/6/2026).

Kegiatan yang didedikasikan khusus untuk mendukung pemulihan para residen yang sedang menjalani masa rehabilitasi ini dipusatkan di Gedung Instalasi Rehabilitasi Napza RSJ Aceh.

Acara tahunan ini dikemas dengan berbagai rancangan aktivitas yang interaktif dan membangun semangat kebersamaan. Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan pelaksanaan Senam Bersama yang diikuti oleh seluruh peserta guna menjaga kebugaran fisik dan menyalurkan energi positif.

Setelah itu, suasana mencair melalui berbagai kegiatan Hiburan dan Ice Breaker yang dirancang khusus untuk memotivasi serta menghibur para residen agar tetap optimistis selama menjalani masa pemulihan.

Tidak hanya aspek rekreasi, peringatan HANI 2026 di RSJ Aceh ini juga menyisipkan kegiatan edukatif melalui kegiatan Seminar Edukasi digelar dengan menghadirkan narasumber dari Dokter Muda Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK).

Kehadiran para dokter muda ini memberikan penyuluhan kesehatan yang interaktif, memberikan wawasan baru bagi para residen mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental pasca-rehabilitasi.

Dalam seremonialnya turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat Struktural Manajemen RSJ Aceh beserta staff  instalasi terkait dan para tamu undangan.

Di hadapan para residen yang sedang berjuang untuk pulih dari ketergantungan,  Manajemen RSJ Aceh melalui Bidang Keperawatan memberikan arahan dan pesan yang menyentuh hati. Pihak manajemen mengajak seluruh residen untuk senantiasa bersyukur karena telah diberikan kesempatan berharga untuk menjalani program rehabilitasi.

Manajemen menaruh harapan besar agar momentum HANI 2026 ini menjadi titik balik bagi para residen untuk bisa bangkit, pulih sepenuhnya, serta kembali produktif di tengah masyarakat tanpa bayang-bayang ketergantungan zat adiktif.

Kata perwakilan Manajemen RSJ Aceh Azizurrahman, S.Kep, MM, bahwa manusia yang terbaik bukan tidak pernah berbuat salah, karena tidak ada manusia yang sempurna. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa bermanfaat bagi orang banyak.

“Kami berharap teman-teman setelah selesai menjalani program rehabilitasi ini bisa kembali ke masyarakat dan bermanfaat bagi orang lain. Untuk bisa bermanfaat dan bisa menyayangi orang lain, kita harus mampu menyayangi diri kita sendiri dulu,” ujar perwakilan Manajemen RSJ Aceh dalam sambutannya yang di sampaikan oleh Bapak Azizurrahman, S.Kep, MM.

Seluruh rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026 di RSJ Aceh ini ditutup dengan penuh kehangatan melalui sesi foto bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan, dilanjutkan dengan kegiatan makan bersama yang semakin  mempererat tali kekeluargaan antara manajemen, tenaga medis, dan para residen.

LAINNYA