FRASA LOCAL.COM|| BLANGPIDIE –Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila ( MPC PP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mendukung penuh penerapan Peraturan Bupati (Perbub) Abdya Nomor 41 tentang pogram peukong agama.
Serta pembiasaan shalat subuh berjamaah serta pengajian rutin yang melibatkan pada Satuan Kerja Perangkat Kabupaten, aparatur, dan masyarakat dinilai aktif dan berkelanjutan di Abdya.
Selain itu, organisasi Pemuda Pancasila tersebut juga mendukung Program Peukong Agama Menuju Abdya Malem yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati Abdya periode 2025-2030.
Ketua MPC PP Abdya, Zulkifli Thaleb,SE menilai Perbub Abdya merupakan salah satu langkah tepat yang dikeluarkan oleh Bupati Safaruddin sebagai upaya penerapan Syariat Islam di Bumoe Breuh Sigupai .
“Sudah saatnya Abdya memperlihatkan ciri khasnya yang menjadi pembeda dari Kabupaten lain yaitu pada bidang penguatan Syariat Islam,” kata Zulkifli disela-sela menghadiri Buka Puasa Bersama Bupati di Pendopo Abdya, Senin (9/3/2026).
Menurut Zulkifli , Perbub tentang pelaksanaan shalat Shubuh berjamaah memiliki nilai lebih disamping beribadah dan mendapatkan pahala besar dari Allah, yaitu tentang arti kekompakan dan gerakan jamaah.
“Keberhasilan dalam membangun Abdya perlu kebersamaan, semua pihak harus bersatu. Maka makna lain dari shalat berjamaah ini mengajarkan kita untuk saling kompak menuju kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Abdya ” ujarnya.
Perbub ini, kata Zulkifli , hendaknya harus mendapatkan dukungan penuh dari seluruh pihak, apalagi soal pelaksanaan mengaji pada satuan pendidikan di Aceh. Sebab, Perbub ini memberikan semangat spiritual bagi masyarakat Abdya dan menjadi jalan untuk memperkuat Syariat Islam yang ada di Abdya.
Menariknya, kata Zulkifli , Perbub ini juga diterapkan gerakan Shalat Berjamaah, Gema Ba’da Magrib, Gure Tamong Sikula, ada Nongkrong Islami. Tentu program ini menjadi landasan untuk penguatan Syariat Islam di Bumoe Breuh Sigupai.
“Kami menilai, Bupati Safaruddin melalui Program Peukong Agama ingin mengambil peran untuk memperkuat nilai-nilai ibadah kepada masyarakat, terutama bagi generasi milenial agar menghindari pengaruh narkoba, judi online, seks bebas, LGBT, dan penyakit sosial lainnya. Kami pikir, program ini harus didukung penuh oleh anak muda dan seluruh lapisan masyarakat Abdya,” pungkasnya.