Massa Desak Penindakan Tambang Emas PT MGK di Sungai Aceh Barat

waktu baca 1 menit
Senin, 11 Agu 2025 19:50 redaksi

FRASALOCAL || ACEH BARAT – Aksi unjuk rasa berlangsung di depan Gedung DPRK Aceh Barat dan simpang RSUD Cut Nyak Dhien, massa menyoroti aktivitas tambang emas PT Magellanic Garuda Kencana (MGK) yang beroperasi di salah satu aliran sungai wilayah Aceh Barat, Senin (11/8/2025).

Dalam aksi tersebut, massa membawa spanduk berisi tuntutan agar aparat penegak hukum dan pemerintah mengambil langkah tegas. Peserta aksi menyampaikan bahwa jumlah kapal penggeruk emas di lokasi bertambah, meskipun perusahaan telah menerima surat peringatan terakhir dari Pemerintah Aceh pada 31 Januari 2023.

Jhony Howord, Ketua Yayasan Wahana Generasi Aceh (Wangsa), mengatakan aksi dilakukan untuk menyampaikan aspirasi kepada pihak berwenang.

“Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi. Kami berharap surat peringatan yang telah dikeluarkan segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Putra Rahmat, Presiden Mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU), juga menyampaikan hal serupa.

“Waktu yang telah berlalu sejak surat peringatan diterbitkan dinilai cukup untuk dilakukan penindakan,” kata Putra Rahmat.

Jhony Howord, Ketua Yayasan Wahana Generasi Aceh (Wangsa). Berdasarkan informasi yang dihimpun. Tim Polda Aceh mengunjungi lokasi PT MGK, pada 25 Juni 2025.

Kunjungan tersebut disebut terkait pengecekan lapangan setelah ramainya pemberitaan mengenai tambang itu. Hingga 11 Agustus 2025, belum ada keterangan resmi yang disampaikan kepada publik terkait tindak lanjut kunjungan tersebut.

 

LAINNYA