
FRASALOCAL||SIGLI – Babinsa Koramil 01 Muara Tiga, Serka Armadi, dari jajaran Kodim 0102/Pidie, telah bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat terkait dugaan penjualan gas LPG 3 kilogram di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Jumat (27/6/2025).
Serka Armadi bahkan meminta Pemerintah Kabupaten Pidie melalui dinas terkait untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pangkalan-pangkalan yang menjual gas bersubsidi tersebut.
Menurut Serka Armadi, laporan yang diterimanya menyebutkan harga gas LPG 3 kg di beberapa pangkalan di wilayah Muara Tiga mencapai Rp 25.000 per tabung, jauh di atas HET yang ditetapkan.
“Kami telah menerima laporan dari masyarakat bahwa harga gas LPG 3 kg dijual di atas HET, mencapai Rp 25.000 per tabung. Ini tentu sangat memberatkan masyarakat,” tegas Serka Armadi.

Mengingat kondisi ini, Serka Armadi mendesak Pemerintah Kabupaten Pidie melalui dinas terkait untuk segera turun tangan.
“Kami berharap pemerintah daerah, melalui dinas terkait, segera melakukan sidak ke pangkalan-pangkalan. Jika kedapatan ada yang menjual di atas HET, cabut saja surat izinnya,” imbuh Serka Armadi dengan tegas.
Langkah ini diambil untuk menindak tegas praktik penyelewengan harga gas LPG bersubsidi dan memastikan masyarakat mendapatkan haknya dengan harga yang sesuai.
Pihak Babinsa akan terus memantau perkembangan di lapangan dan siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menertibkan praktik-praktik yang merugikan masyarakat.