Dinilai Resahkan Warga, Sarang Tawon di Depan Masjid Agung Berhasil di Evakuasi Tim Gabungan

waktu baca 2 menit
Kamis, 3 Sep 2026 10:06 mustafarudin

FRASALOCAL.COM||BLANGPIDIE –  Sarang tawon yang berada di bagian puncak Tugu Santri Pancasila, Jalan Imam Bonjol, tepat di depan Masjid Agung Meulaboh, Aceh Barat, dievakuasi petugas gabungan pada Rabu (2/9/2026) dini hari.

 

Penanganan dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh Barat.

 

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi risiko sengatan tawon terhadap masyarakat sekaligus menjaga kebersihan dan keindahan kawasan tugu.

 

Plt Kepala DLHK Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, mengatakan posisi sarang yang berada di bagian atas tugu menjadi tantangan tersendiri karena ketinggiannya mencapai sekitar enam meter.

 

“Karena berada di puncak tugu dengan ketinggian sekitar enam meter, penanganannya membutuhkan peralatan khusus dan petugas yang memiliki kemampuan menangani satwa liar,” kata Ronal.

 

Untuk menjangkau lokasi tersebut, petugas menggunakan truck skylift milik DLHK Aceh Barat. Sementara proses penanganan sarang dilakukan oleh petugas khusus penanganan satwa liar dari BPBD Aceh Barat.

 

Sebanyak lima petugas dilibatkan dalam proses evakuasi. Penanganan dilakukan sekitar pukul 00.30 WIB hingga dini hari, ketika aktivitas masyarakat di sekitar lokasi sepi.

 

Menurut Ronal, pemilihan waktu tersebut merupakan bagian dari upaya mengurangi risiko bagi warga maupun petugas. Tawon, kata dia, cenderung lebih tidak aktif pada malam hari sehingga proses penanganan dapat dilakukan dengan tingkat risiko yang lebih terkendali.

 

Petugas kemudian melakukan penanganan terhadap sarang menggunakan cairan berbahan bakar sebagai bagian dari metode yang diterapkan di lapangan. Setelah kondisi dinilai aman, sarang ditangani dan area sekitar tugu dipastikan kembali aman bagi masyarakat.

 

Ronal mengimbau masyarakat agar tidak mencoba mengambil atau mengganggu sarang tawon secara mandiri, terutama jika berada di lokasi tinggi atau kawasan yang ramai.

 

“Kalau menemukan sarang tawon, jangan langsung ditangani sendiri. Laporkan kepada petugas yang memiliki peralatan dan kemampuan untuk melakukan penanganan, karena keselamatan harus menjadi yang utama,” ujarnya.

 

Ronal juga mengatakan, keberadaan satwa seperti tawon pada dasarnya merupakan bagian dari ekosistem. Namun, ketika sarangnya berada di ruang umum dan berpotensi membahayakan masyarakat, perlu penanganan tepat dan terukur.

 

“Yang paling penting bukan hanya membersihkan sarangnya, tetapi memastikan masyarakat aman dan lingkungan sekitar tetap terjaga,” kata Ronal.

 

Evakuasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari pemeliharaan fasilitas publik di kawasan Tugu Santri Pancasila agar tetap bersih, aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitarnya.

LAINNYA