Pemkab Abdya Dapat Alokasi APBN, 300 Unit Rumah Siap di Bedah Bupati Safaruddin Ini Hasil Komunikasi Abdya Dengan Pusat

waktu baca 2 menit
Rabu, 16 Sep 2026 22:23 mustafarudin

BLANGPIDIE – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mendapatkan alokasi anggaran bedah rumah sebayak 300 unit dari sumber APBN 2026.

 

Bupati Abdya dr.Safaruddin,S.sos  menyebutkan tambahan kuota tersebut merupakan hasil kerja dan komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat.

 

Bagi Kabupaten Abdya, kata Safaruddin, tambahan 300 unit itu menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas hunian masyarakat yang memenuhi persyaratan program.

 

“Alhamdulillah, ini merupakan hasil kerja dan komunikasi yang baik Pemkab Abdya dengan Pudat,” kata Bupati Safaruddin, Rabu (16/9/2026).

 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Abdya, Rahwadi, ST mengatakan proses pendataan menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan program.

 

Data yang diusulkan masyarakat dan pemerintah desa tidak seluruhnya sesuai dengan petunjuk teknis dilapangan.

 

“Kendala kita saat pendataan, karena data yang kita dapat dari usulan masyarakat dan desa tidak sesuai dengan juknis yang ada, sehingga saat verifikasi oleh BP3KP banyak yang tidak memenuhi syarat dan dibatalkan,” ujarnya.

 

Secara nasional, pemerintah menargetkan sekitar 400 ribu unit rumah mendapat program Bedah Rumah pada 2026. Hingga September 2026, kata Rahwadi, Kementerian PKP terus mendorong percepatan pelaksanaan fisik di daerah.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera I yang berada di bawah Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), dari total 300 unit, sebanyak 226 rumah masuk alokasi reguler. Sedangkan 74 unit lainnya berasal dari pokok pikiran (pokir) anggota DPR RI.

 

Pelaksanaan program kini sudah berjalan. Untuk alokasi reguler, sebanyak 103 rumah sedang dalam tahap pekerjaan fisik. Sebanyak 56 unit lainnya masih dalam proses penyusunan perencanaan dan rencana anggaran biaya (RAB).

 

Sedangkan, 61 unit calon penerima sedang dalam proses penggantian. Tahapannya meliputi pembukaan buku rekening bank dan penetapan pejabat pembuat komitmen (PPK).

 

Sedangkan sebanyak enam calon penerima mengundurkan diri. Untuk alokasi pokir DPR RI, seluruhnya 74 rumah telah memasuki tahap pekerjaan fisik.

LAINNYA