Bupati Tarmizi Pimpin Gotong Royong Massal di Kawasan Pantai Calok

waktu baca 2 menit
Jumat, 8 Mei 2026 16:27 redaksi

FRASALOCAL || ACEH BARAT – Bupati Aceh Barat, Tarmizi bersama Wakil Bupati Said Fadheil bersama ratusan ASN kembali melakukan  gotong royong massal tahap kedua di kawasan pantai calok, Desa Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan, Jumat (8/5/2026).

Bupati Tarmizi mengatakan, kegiatan gotong royong pada hari Jumat akan menjadi agenda rutin pemerintah daerah, sebab konsep kerja pada hari Jumat diarahkan pada kegiatan sosial dan kebersihan lingkungan.

“Kita melanjutkan bersih-bersih pantai dan gotong royong hari Jumat. Ini menjadi agenda hari kerja. Jadi work from home kita isi dengan kegiatan gotong royong untuk Gerakan ASRI bersih sampah di Aceh Barat,” kata Tarmizi.

Ia menjelaskan, program tersebut dimulai dari kawasan kota, terutama wilayah pantai, kemudian dilanjutkan ke saluran drainase, sungai hingga ke kampung-kampung.

“Kalau saluran drainase, sungai dan pantai sudah bebas sampah, baru kita lanjut ke kampung-kampung. Tujuan utama gerakan ini untuk mengedukasi masyarakat,” ujarnya.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, Gerakan ASRI juga bertujuan mendorong pola hidup sehat dan hemat energi. Tarmizi mengajak masyarakat mulai membiasakan diri bersepeda dalam aktivitas sehari-hari.

“Kita ingin masyarakat mulai bertransformasi dari kendaraan berbahan bakar minyak ke sepeda. Jangan lagi jarak 100 sampai 200 meter masih menggunakan roda dua atau roda empat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Tarmizi mengungkapkan kondisi sampah di kawasan pantai sudah menumpuk selama bertahun-tahun karena minimnya kegiatan pembersihan.

“Ini sampah yang berpuluh-puluh tahun tidak pernah ada kegiatan apapun di pantai untuk membersihkannya. Jadi sekarang kita bersihkan dulu sampahnya, kemudian kita ubah mindset masyarakat,” ucapnya.

Ia menambahkan, selama tiga bulan pertama pemerintah akan fokus pada sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Namun setelah itu, pemerintah akan mulai menerapkan tindakan tegas bagi pelanggar.

“Setelah tahap edukasi selesai, kita akan tegas. Yang membuang sampah sembarangan ada sanksinya. Aturannya sudah ada, qanunnya juga sudah ada, hanya selama ini tidak berjalan,” tegasnya.

Menurut Tarmizi, kebersihan pantai menjadi perhatian serius karena Aceh Barat memiliki kawasan wisata unggulan seperti Pantai Ujong Karang yang harus dijaga agar tetap bersih dan nyaman bagi wisatawan.

“Bayangkan kalau sampah dari tempat lain terbawa arus ke kawasan wisata pantai. Orang datang ke Meulaboh melihat pantainya kotor, tentu kita malu,” katanya.

Meski demikian, Tarmizi menegaskan pemerintah tidak hanya menerapkan sanksi, tetapi juga akan memberikan penghargaan bagi masyarakat yang aktif menjaga kebersihan lingkungan.

“Kita edukasi dulu dan memberi contoh yang baik. Nanti ada reward juga, jadi tidak hanya sanksi,” pungkasnya.

 

LAINNYA