FRASALOCAL||ACEH BARAT- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, melakukan peningkatan infrastruktur di 26 jalan dalam kabupaten setempat, Kamis (10/7/2025).
Kadis PUPR Aceh Barat, Kurdi melalui Kabid Jalan dan Jembatan, Beni Hardi, mengatakan pihaknya saat ini terus berupaya melakukan peningkatan jalan di kabupaten setempat.
“Sebanayak 247 titik yang sudah di data dan dilakukan patching pada badan jalan yang sudah berlubang dari 26 jalan dalam kabupaten Aceh Barat, kita bertujauan masyarakat dapat menggunakan jalan dengan aman dan nyaman dalam melakukan aktifitas saat melintas di jalan,”kata Beni Hardi.
Hal ini dilakukan oleh pihak PUPR Aceh Barat demi keselamatan masyarakat dalam berlalulintas, karena, kata Berni, jalan yang berlubang akan menjadi ancaman bagi warga yang melintas, maka dengan itu pihaknya melakukan peningkatan.
Ruas jalan yang dilakukan penambalan oleh pihak PUPR antara lain, jalan Taman Makam Pahlawan, Jalan H.Daud Dariyah, Jalan Blang Pulo, Jalan Singgah Mata, Jalan Blang Pulo II, Jalan Geurutee I, Jalan Seulawah, Jalan Manek Roo, Jalan Bakti Pemuda , Jalan Beringin Jaya, Jalan Singgah Mata II, Jalan Syiah Kuala atau Suak Ribee.
Kemudian dilanjutkan di Jalan Bungong Jaroe, Jalan Teuku Umar, Jalan Kuta Asan, Jalan Samudra II, Jalan Diponogoro, Jalan Cut Nyak Dien, Jalan Tgk Chik Ditiro, Jalan Pahlawan, Jalan Ujong Karang, Jalan MH.Thamrin, Jalan Musi, Jalan Yos Sudarso dan Jalan Nasional yang berada di Kabupaten Aceh Barat dengan total 247 titik.
Setelah itu, Berni mengungkapkan, bahwa penanganan badan jalan yang sudah berlubang merupakan sebagai peningkatan kualitas infrastruktur jalan, sehingga warga yang melintas di lokasi tersebut tak lagi waspada apalagi saat malam hari.
“ Semoga dengan penambalan badan jalan atau patching yang sudah berlubang, pengendara khususnya sepedar motor agar lebih nyaman saat melintas pada lokasi tersebut, terutama pada malam hari karena pada malam hari kalau jalan berlobang sangatt berbahaya,” ujar Berni.
Berni menyebutkan, selama masa kegiatan dilakukan, pihaknya meminta maaf kepada pengendara karena mengganggu aktifitas lalu lintas. Sebab, lokasi jalan yang ditambal dipagari sementara waktu karena dilakukan pengerukan hingga tambalannya mengering kembali.
” Pemeliharaan jalan ini, merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan PUPR Aceh Barat. Maka dari itu partisipasi masyarakat dengan melaporkan adanya jalan rusak atau berlubang sangat membantu pemerintah daerah. Penanganan jalan rusak dan berlubang merupakan prioritas pemerintah daerah sebagai bentuk respon dari keluhan masyarakat,” sebut Berni.
Disisi lain, Dinas PUPR Aceh Barat juga tengah melaksanakan proyek peningkatan jalan pada ruas Alue Bagok menuju Alue Batee, yang terletak di Kecamatan Arongan Lambalek.
Proyek ini dibiayai melalui Dana Otonomi Khusu Aceh (DOKA) Tahun 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp 934. 414.000. Pelaksana kegiatan adalah CV Surya Belantara Indo Niaga. Dimana jalan tersebut di targetkan rampung pada Desember 2025 mendatang