FRASALOCAL ||SIGLI Masyarakat di Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, mengeluhkan kenaikan signifikan pada harga bahan pangan pokok. Kenaikan harga ini terpantau di pusat pasar kecamatan, membebani perekonomian rumah tangga.
Menurut laporan dari masyarakat setempat yang ditindaklanjuti oleh Babinsa Koramil 01 Muara Tiga, Kodim 0102/Pidie, Serda Afdal, terjadi lonjakan harga pada beberapa komoditas utama.
Harga beras tercatat mengalami kenaikan paling drastis, dari Rp 215.000 per sak pada bulan Mei menjadi Rp 220.000 per sak di bulan Juni, dan kini mencapai Rp 237.000 per sak di bulan Juli.
Selain beras, harga minyak goreng juga mengalami kenaikan. Minyak goreng merek Bimoli kini dijual dengan harga Rp 24.000, dan minyak goreng curah mencapai Rp 18.000. Sementara itu, harga gula pasir juga terpantau naik menjadi Rp 18.000.

Serda Afdal menyampaikan bahwa pengecekan harga dilakukan berdasarkan keluhan langsung dari masyarakat yang terkejut dengan kenaikan harga beras yang begitu cepat.
“Kami telah melakukan pengecekan dan benar adanya kenaikan harga kebutuhan pokok ini. Kenaikan harga beras sangat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Serda Afdal.
Pihaknya juga menghimbau kepada para pedagang bahan pangan agar menjual barang sesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Lebih lanjut, Serda Afdal meminta kepada Pemerintah Kabupaten Pidie, melalui Dinas Koperasi dan UMKM, untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap para pedagang di pasar Kecamatan Muara Tiga.
“Dengan adanya sidak, diharapkan para pedagang tidak lagi menjual harga di atas ketentuan yang berlaku, sehingga tidak memberatkan masyarakat,” tegas Serda Afdal.
Masyarakat berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok ini, sehingga meringankan beban ekonomi keluarga di tengah kondisi yang sulit ini.