FRASALOKAL.COM||BLANGPIDIE – Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Aceh Barat Daya tahun 2025 mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji dan umrah yang dilaksanakan di Masjid Agung Baitul Ghafur Desa Seunaloh Kecamatan Blangpidie, Rabu (304/2025).
Kegiatan praktik ini dibimbing langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Abdya , Dr H Salman Alfarisi SAg MPd menyampaikan sejumlah materi penting seputar pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Fokus utama materi adalah praktik manasik haji dan umrah, termasuk penyesuaian serta kemudahan bagi jamaah lanjut usia (lansia).
Sebanyak 64 JCH turut serta dalam kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka mengikuti setiap tahapan simulasi secara serius. Manasik juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas ibadah haji dengan memastikan jamaah memahami rukun, syarat, wajib, dan sunnah haji.
Dalam arahannya, Kepala Kemenag Abdya, Dr H Salman Alfarisi SAg MPd menyampaikan , tujuan utama manasik haji adalah memberikan pemahaman dan pelatihan praktis kepada JCH mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji. Sehingga mereka siap dan percaya diri saat di tanah suci.
“Kita berharap kepada seluruh JCH Abdya nanti dalam mengikuti pelatihan dan bimbingan praktik Masik haji benar -benar senantisa menjaga kesehatan agar pelaksanaan ibadah haji nantinya bisa berjalan dengan baik,” pintanya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan Setdakab Abdya, Mussawir mengatakan kegiatan manasik haji ini merupakan bagian dari persiapan awal pelaksanaan ibadah haji, serta bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada JCH mengenai tahapan-tahapan dalam menunaikan ibadah haji yang baik dan benar, dengan arahan dan bimbingan dari tim pembimbing haji.
“Agar JCH dapat lebih mandiri, dan pada saat melaksanakan ibadah haji nantinya dapat berjalan dengan lancar sehingga mendapatkan haji yang mabrur sebagaimana yang diharapkan,” terangnya.
Untuk diketahui, jumlah JCH Abdya tahun 2025 sebanyak 64 orang terdiri 23 orang laki laki 41 perempuan. Jemaah haji Abdya terbagi 2 kloter yakni kloter 5 dan kloter 12. Untuk kloter 5 terdiri 60 jemaah sedangkan kloter 12 terdiri 4 jemaah. Kemudian untuk jemaah termuda yaitu Abdul Hafid umur 23 tahun berasal dari Kecamatan Blangpidie dan jemaah tertua atas nama Timariam umur 92 tahun yang juga berasal dari Kecamatan Blangpidie.