FRASALOCAL.COM||BLANGPIDIE-Maraknya kasus pencurian meteran air dalam beberapa waktu terakhir membuat Perumdam Tirta Aceh Barat Daya (Abdya) angkat bicara. Perusahaan daerah tersebut mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah terjadinya tindak pencurian.
Direktur Perumdam Tirta Abdya, SM Riza Arifiandi ST, menyampaikan bahwa keamanan meteran menjadi tanggung jawab pelanggan. Karena itu, pihaknya meminta masyarakat segera melaporkan apabila mengetahui pelaku pencurian, terutama jika disertai informasi dan bukti yang akurat.
“Kami mengimbau pelanggan untuk lebih hati-hati . Jika mengetahui pelaku, mohon dapat memberikan informasi yang jelas dan disertai alat pendukung ” ucapnya,” Jum’at (27/2/2026).
Ia juga mengungkapkan, pihak perusahaan telah membuat laporan resmi ke pihak kepolisian pada 7 Januari 2026 dengan Nomor: LP-B/03/I/2026/SPKT Polres Aceh Barat Daya/Polda Aceh. Perumdam berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap pelaku maupun pihak yang diduga menjadi dalang di balik maraknya pencurian meteran tersebut.
Menurut Riza, maraknya pencurian tidak hanya meresahkan pelanggan, tetapi juga berdampak pada kinerja perusahaan dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelanggan yang menjadi korban pencurian, Perumdam Tirta Abdya mengambil kebijakan keringanan biaya penggantian meteran. Jika sebelumnya biaya penggantian ditetapkan sebesar Rp300.000, kini khusus pelanggan aktif yang kehilangan meteran akibat dicuri cukup membayar Rp150.000 atau mendapat potongan 50 persen.
Namun, kebijakan tersebut hanya berlaku selama bulan Ramadan dan diperuntukkan bagi pelanggan yang mengganti meteran karena kasus pencurian.
“Ia juga berharap kebijakan ini dapat meringankan beban pelanggan yang mengalami kehilangan meteran akibat dicuri,” demikian imbuhnya.