FRASALOCAL||ACEH BARAT-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, ST, dalam laporannya menyebutkan WTP Beureugang awalnya dibangun pada tahun 2010 melalui program BRR dengan kapasitas awal 1 x 50 liter per detik, 14 Februari 2025.
Fadly Octora mengatakan pada tahapawal operasionalnya, kapasitas produksi mencapai 30 liter per detik, namun yangaktif dimanfaatkan sekitar 15 liter per detik. Sistem transmisinya menggunakanperpompaan, sedangkan sistem distribusinya memanfaatkan gravitasi,” katanya
“Intalasi Pengolahan Air (IPA) Beuregang ini, kata dia, akan melayani kurang lebih 12 desa dengan jumlah pelanggan aktif sebanyak 1000 sambungan rumah dari 3000 SR sebelumnya, mulai dari Desa Beureugang hingga Desa Blang Beurandang yang didukung dengan reservoir atau tampungan berkapasitas 750 meter kubik,” katanya.
Fadly menjelaskan secara keseluruhan, kapasitas terpasang saat inimencapai sekitar 70 liter per detik, dengan kapasitas aktif 15 liter per detik dan idlecapacity sebesar 55 liter per detik yang masih dapat dioptimalkan ke depan.
“Untuk wilayah Kecamatan Kaway XVI sendiri, sebut Fadly , pelayanan air minum saat ini didukung oleh SPAM Unit IPA Beureugang yang berfungsi dengan kapasitas produksi sekitar 20 liter per detik dan melayani 2.050 sambungan rumah (SR),” tambahnya
Selain itu, lanjut Fadly, terdapat 9 unit KPSPAM dengan total kapasitas produksi 9 liter per detik yang akan melayani sebanyak 342 sambungan rumah aktif. Ke depan, berdasarkan perencanaan pengembangan sistem penyediaan airminum, ditargetkan pemenuhan akses air minum mencapai 100%.
Fadly menambahkan bahwa total kebutuhan air minum perkotaan di wilayah ini diproyeksikan sebesar 52,37 liter per detik, dengan target sambungan rumah mencapai 4.761 SR pada akhir tahun perencanaan 2042
“WTP Beureugang bukan hanya sekadarinfrastruktur, akan tetapi merupakan fondasi pelayanan jangka panjang bagi generasi yang akan datang,” pungkasnya