FRASALOCAL||Aceh Barat- Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat terus berupaya cepat memulihkan akses jalur yang terdampak banjir dan longsor di wilayah terisolir.
Salah satu perbaikan yang dikebut saat ini adalah akses jalan menuju Desa Sikundo Kecamatan Pante Ceureumen setelah jalan utama putus pasca diterjang banjir bandang dan longsor pada 26 November 2025 lalu
Kurdi mangatakan bahwa berdasarkan identifikasi di lapangan per 2 Januari 2026, terdapat empat titik kerusakan utama yang sedang dan akan ditangani.
Adapun ke empat titik tersebut, kata Kurdi, titik pertama dengan panjang 500 meter saat ini sedang dilakukan normalisasi sungai untuk pengalihan arus agar bodi jalan lama dapat dibentuk kembali
Pada titik kedua, lanjutnya, sepanjang 400 meter yang saat ini dalam tahap penanganan, namun jalur ini belum dapat dilalui kenderaan.
“Sementara untuk titik ketiga dan empat sepanjang 100 meter masuk dalam agenda penanganan selanjutnya,” kata Kepala Djnas PUPR Kurdi, Jumat, 2 Januari 2026.
Sementara itu, pihaknya akan terus berusaha agar akses pendristibusian logistik berjalan dengan lancar, karena jalan tersebut urat nadi penggerakan masyarakat ke kota.