Pemkab Aceh Barat Gencar Lakukan Komunikasi Efektif Di Ibu Kota, Demi Terwujudnya Pembangunan Berkelanjutan

waktu baca 2 menit
Selasa, 29 Apr 2025 18:10 redaksi

FRASALOCAL||ACEH BARAT- Pemerintah Aceh Barat, terus melakukan lobi dan komunikasi dengan petinggi-petinggi yang berada di ibu kota seperti Kementrian PUPR, Bappenas, Mensos, Mentan, Kementrian Investasi. Hal ini dilakukan untuk kepentingan masyarakat banyak agar terwujudnya pembangunan berkelanjutan, Selasa, (29/4/2025).

Seperti halnya visi yang di sampaikan oleh Tarmizi, SP dan Said Fadheil (TARSA) sebelum terpilih menjadi bupati yakni “Mewujudkan Aceh Barat maju melalui pembngunan berkelanjutan yang berlandaskan syariat islam,”, Oleh karena itu berbagai upaya dilakukan pemerintah daerah untuk terwujudnya masyarakat sejahtera.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi,SP, melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Kurdi mengatakan, saat ini Bupati dan Wakil Bupati terus melakukan lobi dan komunikasi ke Ibu Kota, untuk menjemput program-program agar bisa di bawa pulang ke daerah.

“Mengingat Efesiensi anggaran diseluruh Indonesia pihak pemerintah Aceh Barat, saat ini sedang melakukan pendekatan dan presentasi dengan kemetrian agar mereka bisa membantu daerah kita dalam berbagai aspek,”ungkap Kurdi.

Kata Kurdi, saat ini pihaknya telah berhasil mendorong pembiayaan dari irigasi Lhokgusi dengan total anggaran Rp. 80 Miliyar.

“Untuk jangka panjang, saat ini Bapak Bupati terus berupaya untuk mendapatkan alokasi bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR,”ungkap Kurdi.

Kemudian, Bupati dan Wakil Bupati, Tarmizi-Said Fadheil,  melakukan pertemuan dengan Dirjen SDA atau Direktur Sungai dan Pantai untuk usulan penanganan Banjir Kota saat Intensitas hujan tinggi.

Setelah itu, untuk Jangka menengah, alokasi anggaran dengan merehab drainase kota dengan dinas lain DLHK, BPBD, Perkim dan Gampong.

“Untuk tahun ini, titik depan lapangan Teuku Umar dan Pos sudah dialokasi mudah-mudahan tidak terefisiensi. Termasuk normalisasi Lueng Aye dan Lueng Jeupang sesuai rencana yantelah di sepakati di dearh,”sebut Kurdi.

Untuk Gampong, kata Kurdi, pihaknya telah melakukan kerjasama melalui MoU untuk daerah genangan kota, seperti Desa Kuta Padang, Drien Rampak, dan Suak Indra Puri, melalui KPP Desa, disamping itu ada penanganan rutin.

“Untuk Jalan Nasional dan Provinsi, Pak Bupati juga terus berjuang. Alhamdulillah untuk jembatan pada jalan Nasional sebanyakt Rp. 135 M untuk tiga tahun. Pak Bupati berusaha juga meningkatkan status jalan Geumpang Tutut – Meulaboh menjadi jalan Nasional disamping usulan melaui IJD Rp.230 M,”sebut Kurdi.

Bapak Bupati juga memperjuangkan irigasi Lok Guci, dengan KPBU, utk reguler dapat 80 M tahun ini. Reguler 3,3 T yg terus didorong Pak Bupati

LAINNYA