PUPR Aceh Barat Mulai Normalisasi Lung Aneuk Aye untuk Kurangi Risiko Banjir

waktu baca 2 menit
Senin, 22 Sep 2025 16:23 redaksi

FASALOCAL || ACEH BARAT – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melakukan penanganan normalisasi muara sungai Lung Aneuk Aye di ruas Jalan Singgah Mata II, Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi risiko banjir sekaligus mencegah abrasi tebing sungai.

Normalisasi dilakukan dengan membangun tanggul yang berfungsi memperkuat tebing dan memperlancar aliran air. Kondisi sungai sebelumnya mengalami pendangkalan akibat tumpukan sampah dan material, sehingga rawan meluap ketika hujan deras.

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Dr. Kurdi, menjelaskan pekerjaan pembangunan tanggul mencakup penanganan sepanjang 85 meter pada sisi kiri dan kanan sungai dengan ketinggian 2,5 meter. Pekerjaan meliputi pembesian, pemasangan bekesting, pengecoran, hingga pemasangan pipa saluran.

“Proyek normalisasi Lung Aneuk Aye ini bertujuan memperkuat tebing dekat jembatan sekaligus meningkatkan kapasitas tampung air. Dengan begitu, aliran air dari sungai dapat mengalir lancar ke muara hingga ke laut,” ujar Kurdi, Senin (22/09/2025).

Ia menambahkan, proyek ini dikerjakan oleh rekanan CV Dzuha Putra dengan nilai kontrak sebesar Rp731.017.000 yang bersumber dari APBD Aceh Barat Tahun 2025.

“Material yang digunakan berupa beton siklop dengan kekuatan FC 15 Mpa, serta beton mutu FC Mpa untuk konstruksi saluran, dengan slump dan agregat maksimal 19 mm,” jelasnya.

Menurut Kurdi, pembangunan tanggul tersebut tidak hanya berfungsi teknis, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi warga sekitar.

“Dengan adanya tanggul normalisasi ini, saluran air akan lebih lancar, sehingga dapat mencegah banjir luapan sekaligus mengurangi pengikisan tebing sungai di kawasan permukiman,” ungkapnya.

Selain itu, sistem pengaliran air juga akan lebih teratur menuju muara sungai dan diteruskan ke laut, sehingga potensi genangan dapat ditekan.

“Kami berharap pembangunan ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menjaga lingkungan yang aman dari banjir dan abrasi,” pungkas Kurdi.

LAINNYA