FRASALOCAL||ACEH BARAT- Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Aceh Barat, begitu banyak prestasi yang dicapai serta siswa yang kreatif. Tak tehingga dari perjuangan guru serta pimpinan sekola sendiri yang men-sports siswanya untuk aktif dan berprestasi dalam menempuh pendidikan, Rabu 20 Agustus 2025.
Pada realiata saat ini, siswa hanya belajar dalam ruang dengan waktu yang singkat, yakni masuk jam 08.00 wib pagi lalu keluar jam 13.30 wib siang, kemudian mereka pulang dengan menghempas tasnya tanpa memikirkan apa yang sudah di pelajari oleh gurunya sejak di sekolah.
Bahkan siswa sendiri pada saat ini kebanyakan kecanduan game online sehingga keasikan dengan permainan tersebut lupa akan belajar, yang parahnaya lagi ada juga siswa sudah terjerumus dengan game judi online dan bolos sekolah yang terlepas dari pengawasan orang tua,
Berbeda dengan sekolah satu ini, yaitu MAN 1Aceh Barat, di bawah naungan kementerian Agama, dimana mereka di didik untuk menjadi siswa berprestasi. Tidak dipaksa, namun di terapkan setiap siswa diberikan tanggung jawab untuk menjadi mandiri dalam berprestasi dan giat dalam belajar dalam menempuh pendidikan.

FOTO: Siswa MAN 1 Aceh Barat sedang belajar mengikat tali di kayu.
Faisal, M.Pd merupakan sosok kepala sekolah yang loyal dengan pendidikan, dirinya selalu mencari celah dan gagasan terbaru dalam mengupayakan peningkatan mutu belajar agar setiap siswa dapat merasakan kenikmatan dalam menumpuh pendidikan.

FOTO: Kepala Sekolah MAN 1 Aceh Barat, Faisal,M.Pd.
Tak heran dengan rawut wajah mengambarkan senyuman di pipinya akan upaya keberhasilan yang akan dicapai kedenpannya. Kemudian sorot mata yang mengambarkan keseriusan dalam bertindak untuk mencerdaskan anak negeri khussus nya Aceh Barat.
Faisal,M.Pd sebelumnya menjabat sabagi kepala sekolah MTSs HBS dari tahun 2020 hingga bulan Juli 2025, baru dua bulan saja menjabat dirinya telah membawa harum Sekolah MAN 1 Aceh Barat, Hal itu tidak terlepasa dari guru-guru yang kreatif dalam mengajar, baik itu dari pendidikan formal, ektrakuriikuler dan boarding school.
“alhamdullilah, hal ini tentu saja tidak terlepas dari kerja keras dan disiplin siswa dalam mendalami bidang pelajaran. Tentunya pihak madrasah terus mendukung bakat dan minat siswa agar terus berkembang, terarah dan terasah semakin matang,”ujar Faisal,M.Pd yang sesekali mencondong harapan bagi siswa agar berguna bagi bangsa dan tanah air.

FOTO: Kegiatan Pramuka di MAN 1 Aceh Baratyang merupakan salah satu program ekstrakurikuler.
Sekolah Man 1 Aceh Barat terletak di jalan sisinga mangaraja, tepatnya di Desa Drien Rampak, kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat ini menjadi sorotan public baru-baru ini, dari segi prestasi yang dimiliki olah siswanya.
“Itu berkat program unggulan juga terus mendorong keaktifan siswa-siswi baik dari segi akademik maupun non-akademik (olahraga),”sebut Faisal, M.Pd dengan perasaan merendah seakan dirinya bukan siapa-siapa dibandingkan dengan sekolah lain, meski rekaman jejak prestasi yang mengambarkan dirinya mampu membawa Sekolah MAN 1 Aceh Barat kepuncak prestasi.
Program Belajar mngajar (PBM) MAN 1 Aceh Barat dimulai dari pukul 07:45 hingga 15:00 Wib dini hari dengan pembelajaran secara teknis dan ter arah.
Untuk saat ini, Sekolah MAN 1 Aceh Barat memiliki 20 ekstrakurikuler aktif dibawah asuhan Pembina maupun pelatih masing-masing yang memiliki latar berlakang pendukung.
Dalam pemilihan bidang ekstrakurikuler, siswa siswi diberikan pilhan (1 wajib, 1 pilihan). Dengan asum tidak berbenturan dalam pelaksanaan (jadwal) ekstrakurikuler yang bersangkutan.

FOTO: Siswa MAN 1 Aceh Barat juga mempunyai banyak cabang ektrakurikuler.
“Siswa maupun siswi MAN 1 Aceh Barat diharapkan dapat menyalurkan minat dan bakatnya sesuai dengan apa yang disukai dan disenangi. Hal ini bertujuan untuk mendukung dan memotivasi agar membentuk karakter dan minat-bakat siswa siswi MAN 1 Aceh Barat yang inovatif dan visioner,”ungkap Faisal M.Pd dalam gagasan program MAN 1 Aceh Barat.

FOTO: Kepala Sekolah MAN 1 Aceh Barat, melakukan study tiru di kampung inggris pare, Jawa Timur.
Selain itu, Kata Faisa, M.Pd, sekolah MAN 1 Aceh Barat juga memiliki program unggulan lancar berbahasa (Inggris dan Arab). Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan bekal bagi siswa-siswi dalam dunia akademik dan skill dunia kerja.
“Program ini dijalankan dengan beberapa kerjasama dengan pihak luar yang tentunya sudah memiliki standar dalam program bahasa,”ungkap Faisal,M.Pd, dimana sebelumnya pihak nya sudah melakukan study tiru di provinsi Jawa Timur.

FOTO: Kepala Sekolah MAN 1 Aceh Barat, bersama Ketua Boarding School, Ustad Syahrul, pada saat di Jawa Timur.
Pada saat Studi Tiru, Faisal,M.Pd melakukan kunjungan ke Markaz Arabiyah, kemudian melakukan survey di kampung inggris di pare ketua Boarding school untuk peningkatan mutu belajar.
Adapun siswa MAN 1 Aceh Barat program asrama (Boarding School), memiliki beberapa jalur pembelajaran, diantaranya, Umum dan Keagamaan. Secara garis besar program jalur umum hampir sama dengan program jalur umum di regular.

Foto: Ketua Boarding School Ustad Syahrul dan Kepala Sekolah MAN 1 Aceh Barat melakukan kunjungan studi tiru di baijing Institute Pare.
Namun di boarding ditambah dengan pemantapan materi (tutor) yang dilaksanakan di luar jam sekolah. Sehingga menciptakan akademik pembelajaran yang lebih detail.
“Untuk program jalur keagamaan, selain menekankan pada pembelajaran umum juga ditambah secara spesifik pembelajaran keagamaan. Seperti pembelajaran kitab dan pemantapan materi bahasa serta skill tambahan dibidang keagamaan tentunya,”ucap Faisal,M.Pd.

FOTO: Potret beberapa Prestasi yang dimiliki oleh siswa MAN 1 Aceh Barat.
Harapan orang tua pasti ingin anaknya berprestasi, pintar, yang terutama berakhlakulkarimah, tak terhingga juga dengan keinginan sang guru, dimana sosok pahlawan tanpa jasa ini berupaya yang terbaik bagi anak didiknya.

FOTO: Kekompakan Siswa MAN 1 Aceh Barat.
Karena jasa sang guru tidak bisa dibalas dengan meteril maupun imbalan, akan tetapi kebahagian dan kepuasan bagi guru yang berhasil mendidik dan mengajari anak didiknya.
“Harapan kita, ingin melihat nantinya peserta didik kami menjadi orang yang bisa berguna bagi bangsa dan tanah air,”tutupnya dengan senyuman bergantung harapan kepada siswa agar kedapannya menjadi kebih baik lagi, apalagi dukungan dari segala pihak selalu menghampiri untuk kepentingan pendidikan yang lebih berkulitas