Didukung 47 Cabor, Muhammad Terpilih Aklamasi Pimpin KONI Pidie 2025-2029

waktu baca 3 menit
Rabu, 2 Jul 2025 17:23 redaksi

FRASALOCAL||SIGLI – Muhammad, S.Pd.I, terpilih secara aklamasi untuk menahkodai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pidie periode 2025-2029. Proses pemilihan ini berlangsung dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Pidie yang digelar di Oproom Kantor Bupati Pidie pada Sabtu, 29 Juni 2025.

Muhammad, yang sebelumnya dikenal sebagai Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Pidie, melaju mulus dalam bursa pencalonan ketua. Ia mendaftarkan diri pada 19 Juni 2025 dan berhasil mengantongi dukungan mayoritas, yakni 47 dari total 55 cabang olahraga (cabor) yang bernaung di bawah KONI Pidie.

Dukungan kuat tersebut membuat Muhammad menjadi calon tunggal, sehingga forum Musorkab secara mufakat menetapkannya sebagai ketua terpilih secara aklamasi.

Dalam dunia pemerintahan, Muhammad bukanlah sosok asing. Ia pernah menjabat sebagai Anggota DPRK Pidie periode 2019-2024 dan memegang posisi strategis sebagai Ketua Komisi V.

Rekam jejaknya di dunia olahraga juga terbilang sukses. Sejak memimpin ISSI Pidie pada tahun 2022, ia berhasil membawa cabang olahraga sepeda meraih prestasi gemilang dengan menyabet gelar Juara Umum pada ajang Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV.

Setelah terpilih, Muhammad menyatakan fokus utamanya adalah mempertahankan prestasi olahraga Pidie. “Prioritas kami adalah segera menyiapkan para atlet di masing-masing cabang olahraga untuk menghadapi Pra-PORA dan persiapan menuju PORA 2026 di Aceh Jaya. Target kita jelas, yaitu mempertahankan prestasi yang sudah kita raih,” ujarnya.

Sosok yang Tepat untuk Olahraga

Muhammad bukanlah nama baru di dunia olahraga dan pemerintahan Pidie. Pria kelahiran Simpang Tiga, 25 November 1988 ini dikenal sebagai pecinta olahraga sejati. Sebelum memimpin KONI, ia telah menjabat sebagai Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Pidie.

Dengan pengalaman di legislatif dan prestasi yang terbukti di tingkat cabor, Muhammad diharapkan dapat membawa KONI Pidie meraih kejayaan di berbagai kompetisi mendatang.

Tantangan Besar di Depan Mata

Tugas berat sudah menanti Muhammad dan jajaran pengurus baru. Target utamanya adalah mempersiapkan para atlet untuk meraih hasil maksimal di ajang PORA 2026 yang akan digelar di Aceh Jaya.

Salah satu tantangan terbesar adalah masalah ketersediaan anggaran. Muhammad diharapkan mampu menjalin komunikasi yang baik dan meyakinkan Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, untuk mengalokasikan dana yang cukup demi pembinaan atlet yang serius dan berkelanjutan.

Mempertahankan Prestasi Juara Umum Beban di pundak Muhammad tidaklah ringan. Kini, harapan besar masyarakat tertumpu padanya untuk setidaknya dapat mempertahankan prestasi gemilang tersebut. Untuk mencapai target itu, dukungan dari semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, hingga masyarakat, akan menjadi kunci keberhasilan KONI Pidie di masa depan.

Pada PORA 2022, saat Pidie menjadi tuan rumah, KONI di bawah kepemimpinan Samsul Bahri berhasil mengukir sejarah dengan menjadi juara umum.

Sosok Pecinta Olahraga

* Latar Belakang: Muhammad adalah seorang pecinta olahraga, khususnya bersepeda. Ia juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Pidie.

* Kecintaan pada Banyak Cabor: Selain bersepeda, ia juga menggemari sepak bola, bola voli, bulu tangkis, dan bela diri.

* Harapan: Diharapkan, di bawah kepemimpinannya, seluruh cabor di Pidie mampu bersaing di tingkat daerah maupun nasional.

Profil Singkat

* Nama: Muhammad, S.Pd.I

* Lahir: Desa Empeeh, Simpang Tiga, 25 November 1988

* Pendidikan: Alumni Perguruan Tinggi Islam (PTI) Al-Hilal Sigli

* Karier Politik: Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie (2019-2024) dari Partai Aceh, pernah menjabat sebagai Ketua Komisi V.

Tantangan di Depan Mata

 * PORA 2026: Tantangan terbesar dalam waktu dekat adalah mempersiapkan kontingen Pidie untuk Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2026 di Aceh Jaya.

LAINNYA