FRASALOCAL||ACEH BARAT- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pengaspalan ruas jalan yang menghubungkan Desa Pulo Teungoh menuju Desa Keutambang di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Selasa 11 Agustus 2026.
Adapun ruas jalan yang diaspal sepanjang 400 Meter, yang merupakan proyek rehabilitasi atau kerusakan infrastruktur pasca bencana banjir pada November 2025 lalu.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, mengatakan pengaspalan ruas jalan ini dilakukan sebagai langkah responsif Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terhadap dampak bencana hidrometeorologi di wilayah pelosok pedalaman.
“Penanganan ruas jalan sepanjang 400 meter ini sebagai respons Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terhadap kondisi jalan di wilayah pelosok Kecamatan Pante Ceureumen yang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu,” ujar Beni Hardi, Selasa (11/8/2026).
Kata Beni Hardi, percepatan rehabilitasi akses penghubung antar desa ini merupakan instruksi langsung dari bapak Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM. Langkah tersebut menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam memulihkan serta menjamin kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah yang terdampak bencana.
“Akses jalan ini tergolong vital bagi denyut kehidupan warga setempat, terutama dalam menunjang sektor pertanian, pendidikan, dan kesehatan di wilayah kecamatan Pante Ceureumen, dengan perbaikan ini, para petani diharapkan tidak lagi mengalami kendala saat mendistribusikan hasil panen ke pusat pasar kecamatan,”sebut Beni Hardi.
Selain itu, ucap Beni, anak-anak sekolah serta warga yang membutuhkan layanan kesehatan dapat melintas dengan lebih cepat dan aman.
Beni menjelaskan paket rehabilitasi ruas jalan penghubung desa Pulo Teungoh menuju Keutambang ini, Pemkab Aceh Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp278.500.000,- yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026. Pelaksanaan fisik di lapangan dipercayakan kepada pihak penyedia jasa, CV Putra IDM.
“Dengan telah diaspalnya ruas jalan di titik yang terdampak bencana di kecamatan Pante Ceureumen ini, Pemerintah daerah berharap urat nadi perekonomian warga kembali bangkit. Ke depan, para pengguna jalan dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman tanpa perlu khawatir akan ancaman jalan berlubang maupun rusak pascabencana,”tutup Beni.