Baitul Mal Aceh Salurkan Zakat Tahun 2025 Sebanyak Rp 107,2 Milyar 

waktu baca 2 menit
Senin, 26 Jan 2026 11:41 redaksi

FRASALOCAL||BANDA ACEH– Baitul Mal Aceh menyalurkan dana zakat sebanyak Rp. 107.296 Milyar untuk mustahil ( Penerima Manfaat) di seluruh Aceh, pada anggaran Tahun 2025, Senin 26 Januari 2026.

Adapun Mustahik yang akan di salurkan sebanyak 40.132 penerima, penyaluran zakat tersebut dilakukan dalam berbentuk kegiatan yakni untuk sektor kesehatan, pendidikan, sosial dan syiar Islam, baik yang bersifat konsumtif maupun produktif.

Sedangkan penyaluran infak untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan juga kemaslahatan umat.

Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Tgk H Muhammad Yunus M Yusuf, SH atau yang sering disapa Abon Yunus, mengatakan bantuan yang disalurkan tersebut terdiri atas zakat sebesar Rp57,027 Milyar kepada 15.702 mustahik dan infak Rp50,268 Milyar untuk 24.432 penerima manfaat.

“Alhamdulillah, hingga akhir Desember 2025 dana zakat dan infak yang telah Baitul Mal Aceh salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di seluruh Aceh mencapai Rp107,296 Milyar untuk 40.132 mustahik. Jumlah penyaluran tersebut meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp89,46 miliar untuk 29.859 mustahik,” ujar Yunus, pada Kamis (22/1/2026).

Kata Yunus, penyaluran bantuan yang bersumber dari dana zakat dan infak, dengan nilai mencapai ratusan miliar itu dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh. Tidak hanya meringankan beban hidup, tetapi juga mendorong kemandirian dan keberdayaan ekonominya.

“Kami berharap dana zakat dan infak tersebut benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Sehingga masyarakat pun bisa terbebas dari belenggu kemiskinan,” sebut Abon Yunus.

Sementara itu Plt. Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Didi Setiadi, S.Sos menambahkan dana zakat tersebut disalurkan untuk tujuh senif, di antaranya senif fakir mencapai Rp4,097 Milyar, senif miskin Rp40,566 Milyar, senif amil Rp1,721 miliar dan senif muallaf Rp2,499 Milyar.

“Kemudian, untuk senif gharimin Rp1,121 Milyar, senif fisabilillah Rp2,76 Milyar dan senif ibnu sabil Rp3,828 Milyar,”sebut Didi Setiadi.

Adapun dana infak disalurkan untuk kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat sebesar Rp31.619 Milyar, kemaslahatan umat Rp18.389 Milyar dan biaya operasional kegiatan ZIWah Rp259 juta.

Menurut Didi, ke depannya Baitul Mal Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas program serta menjadikan zakat dan infak sebagai salah satu pilar strategi dalam mewujudkan Aceh yang sejahtera dan diridhai Allah SWT.

“Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada yang telah menyetorkan dan memercayakan zakat dan infaknya melalui Baitul Mal Aceh. Semoga dilimpahkan rezekinya dan diberkahi hartanya,” tutup Didi Setiadi.

(Sumber: Baitul Mal Aceh)

LAINNYA