Brigade PII Aceh Kencam Pernyataan Kemenkeu Bahwa Dosen dan Guru Beban Negara 

waktu baca 2 menit
Minggu, 24 Agu 2025 22:21 redaksi

FRASALOCAL||BANDA ACEH– Koordinator Wilayah Brigade Pelajar Islam Indonesia (PII) Pengurus Wilayah Aceh menyatakan keprihatinan mendalam atas pernyataan Menteri Keuangan yang menyebut profesi guru dan dosen sebagai ‘beban negara, Minggu 24 Agustus 2025.

Kepala Staf Penelitian dan Pengembangan Koordinator Wilayah Brigade Pelajar Islam Indonesia (B PII) Aceh, Muhammad Revi, menilai pernyataan tersebut menunjukkan ketidakpahaman terhadap esensi dan peran strategis para pendidik dalam membangun bangsa.

Karena menurut Revi bahwa guru dan dosen adalah garda terdepan dalam pembangunan sumber daya manusia, bukan beban.

“Pernyataan Menteri Keuangan sangat disayangkan dan tidak sejalan dengan semangat mencerdaskan kehidupan bangsa yang diamanatkan oleh konstitusi,” ujar Revi di Banda Aceh.

Kata Revi, alokasi anggaran untuk pendidikan seharusnya dilihat sebagai investasi jangka panjang yang krusial bagi kemajuan suatu negara.

Revi menyebutkan pemerintah seharusnya memberikan apresiasi yang lebih besar kepada para pendidik, termasuk melalui peningkatan kesejahteraan dan fasilitas kerja yang memadai.

“Negara-negara maju memandang pendidikan sebagai prioritas utama. Oleh karena itu, menganggap guru dan dosen sebagai beban adalah sebuah kekeliruan dalam pola pikir pembangunan,” katanya.

Kemudian Revi mengungkapkan atas nama PII Aceh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Mari kita mulai dengan menghargai para pahlawan tanpa tanda jasa ini, karena mereka adalah fondasi masa depan bangsa,” tutup Revi..

LAINNYA