FRASALOCAL||ACEH BARAT— Akibat Hujan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Aceh Barat, menyebabkan 49 desa di terendam banjir. Kondisi air di Krueng Meurebo dan Krueng Woyla mengalami peningkatan debit air dengan ketinggian mencapai 1 sampai 1,5 meter , Kamis 27 November 2025.
Kalaksa BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengatakan kejadian tersebut dimulai pada hari Rabu, 26 November 2025 Pukul 10.00 Wib, menurut hasil pantaun tim Pusdalops intensitas hujan dan angin yang melanda kawasan Aceh Barat sehingga mengakibatkan DAS Krueng Woyla dan Meureubo mengalami peningkatan debit air.
“Hingga saat ini kita masih melakukan pendataan dan pemantauan. Kita juga sedang melakukan Evakuasi Warga menggunakan Rubber bot terjebak banjir Di Desa Lango kecamatan Pante Ceureumen,”ujar Teuku Ronald Nehdiansyah.

FOTO: Dokumentasi BPBD Aceh Barat
Adapun dampak banjir saat ini, antara lain rumah warga terendam air, akses jalan terendam banjir dilokasi Desa Kajeung, kemudian Kantor Camat KecamatanbSungai Mas ikut terendam banjir.
“Kemudian DAS Krueng Woyla dan Meureubo Kondisi mengalami peningkatan. Kemudian Desa Teupin Peuraho dan sekitarnya di Kecamatan Arongan Lambalek mengalami peningkatan debit air,”sebut Teuku Ronald Nehdiansyah.
Lanjutnya, kondisi saat ini, masyarakat Desa Geudong membuka Dapur Umum. Akses dari Seumantok ke Kecamatan Pante Ceureumen tidak bisa dilalui.
Setelah itu, akses jalan ke pasi Ara Woyla Timur masih tergenang banjir, sebahgian warga mengungsi ke Gampong kubu capang.
Kata Teuku Ronald Nehdiansyah, pihaknya mengerahkan sarana dan prasarana (Sapras) berupa, 2 unit water Supply, 3 unit Rubber bot serta peralatan, 1 unit truk Reo, 1 unit triton, 1 unit d-max, 1 unit for, 1 unit truk Dapur umum.
“Sejauh ini, ada 49 desa dengan 594 KK serta 1.828 jiwa, yang terdampak akibat banjir yang meluap di kabupaten Aceh Barat,”ungkap Teuku Ronald Nehdiansyah.

Foto: Dokumentasi BPBD Aceh Barat.
Adapun desa maupun jiwa yang terdampak dari banjir hingga saat ini antara lain;
Kecamatan Johan Pahlawan
1. Desa Pasi Leuhan
Kecamatan Meureubo
1. Desa Pasi Mesjid
2. Desa Pasi Aceh teunong
Kecamatan Sungai Mas
1. Desa Kajeng ( 40 KK)
2. Desa Geudong ( 33 KK)
3. Desa Lancong
4. Desa Tungkop ( 37 KK)
5. Desa Leubok beutong
6. Desa Gleng
7. Desa Gunong Buloh
8. Desa Gaseu
Kecamatan Arongan lambalek
1. Desa Teupin Peuraho
Kecamatan Woyla Timur
1. Desa Seuradeuk ( 95 KK/ 230 jiwa )
2. Desa Pasi Ara ( 73 KK, 265 jiwa)
3. Desa Rambong ( 7 KK/ 25 jiwa)
4. Desa Baro ( 9 KK/30 jiwa)
5. Desa Tangkeh ( 58 KK/ 260 jiwa)
6. Desa Lebok panyang ( 52 KK/ 168 jiwa)
7. Desa Pasi Janeng ( 190KK/ 550 jiwa)
Kecamatan Pante Ceureumen
1. Desa Canggai
2. Desa Keutambang
3. Desa Seumantok
4. Desa Lango ( 300 jiwa)
Kecamatan Woyla Barat
1. Desa Napai
2. Desa Blang Cot Rubek
3. Desa Blang Cot Mameh
4. Desa Pasi Malee
5. Desa Lhok Malee
6. Desa Cot Rambong
7. Desa Blang Luah
8. Desa Alue Leuhob
9. Desa Lebok pasi ara
10. Desa Ulee pasi ara
11. Desa Cot lagan Ln
12. Desa Kulam kaju
13. Desa Peuleukung
14. Desa pasi panyang
15. Desa Alue Perman
Kecamatan Kaway XVI
1. Desa Alue tampak
2. Desa pandang mancang
3. Desa Puuk
4. Desa Alue on
5. Desa Putim
6. Desa Mesjid
7. Desa Keude aron
8. Desa Alue Tampak
9. Desa Padang Mancang
10. Desa Meunasah buloh
11. Desa Pasi jambu
Hingga berita ini ditayangkan, pihak BPBD Aceh Barat sedang melakukan pemantauan baik itu data penduduk maupun perkembangan dan evakuasi korban yang terdampak banjir.(Red)