
FRASALOCAL||JAKARTA- Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto untuk Indonesia. Program ini merupakan kepedulian Presiden terhadap anak-anak di republik Indonesia, Rabu 8 Oktober 2025.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan program ini merupakan pencegahan stunting di Indonesia, apa lagi banyak anak-anak yang terlahir dari keluarga yang fakir dan miskin yang sangat membutuhkan gizi yang baik.
“Kalau saya mau kasih makan pada anak bangsa yang lapar what is wrong with that?(ada apa dengan itu?), sayakan tanya pada saat kampanye di desa-desa melihat salah satu anak badannya seperti masih 5 tahun, tapi pada saat saya tanya umurnya 10 tahun namun badan kecil, ini sesuatu yang gak bisa terima di hati saya,”ujar Presiden Prabowo Subianto salah satu video pada diskusi publik.
Kata Prabowo, banyak anak-anak yang sangat membutuhkan makanan bergizi yang di berikan oleh pemerintah, bahkan ada sebagian anak sangat membutuhkan MBG di Bangsa ini.

“Ada anak dikasih makan, telor nya di potong di bungkus, saya tanya kenapa, dia jawab untuk adek saya dirumah belum makan, kemudian ada juga saya tanya lagi kepada anak yang lain, ada bingkisan yang di berikan tidak makan kenapa gak makan saya tanya, di jawab saya bawa pulang kerumah ibu saya belum makan tidak ada nasi di rumah, bayangkan dia bicara dengan tidak sedih saya tidak terima halal seperti ini,”tegas Presiden Prabowo Subianto.
Presiden Prabowo Subianto menyebutkan anak-anak bangsa Indonesia tidak boleh kelaparan, karena menurutnya bukan seperti ini republik yang diperjuangkan.
“Saya gak terima bukan seperti ini republik yang saya bela dan perjuangkan, saya akan berjuang keras agar tidak ada anak-anak bangsa Indonesia yang lapar di republik ini,”imbuh Presiden Prabowo Subianto.
Kemudian Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan bagi anak yang tidak ingin MBG ini agar diberikan kepada anak yang membutuhkan.
“Yang sudah kaya, yang sudah lumayan silahkan jatah makan kasih kepada anak-anak yang membutuhkan,”ucap Presiden Prabowo Subianto.