
FRASALOCAL||SIGLI – Komando Distrik Militer (Kodim) 0102/Pidie terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui implementasi Program Unggulan Strategis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, “Manunggal Air”.
Sebagai bagian dari Karya Bakti TNI Satkowil Tahun Anggaran 2025, Kodim Pidie mewujudkan program ini dengan melakukan pengeboran sumur di lingkungan Dayah Baitul Izzah, Desa Nien, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie pada Rabu (16/07/2025).
Langkah ini tidak hanya sekadar menghadirkan akses air bersih, tetapi juga mencerminkan transformasi peran TNI di era modern, yang semakin aktif dalam pembangunan sosial dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Inisiatif “Manunggal Air” di Dayah Baitul Izzah ini menjawab tantangan nyata yang dihadapi oleh komunitas pendidikan agama tersebut. Ketersediaan air bersih merupakan fondasi penting bagi kesehatan dan kelancaran aktivitas belajar mengajar. Pekerjaan yang dilakukan oleh personel Kodim 0102/Pidie meliputi pengeboran sumur sebagai sumber utama air, pemasangan sistem perpipaan untuk mendistribusikan air, instalasi keran air yang memadai di tempat wudu dan kamar mandi, pengecetan ulang fasilitas sanitasi, penataan instalasi listrik untuk mendukung operasional sumur, hingga pembersihan menyeluruh area di sekitar lingkungan Dayah. Kegiatan ini menunjukkan pendekatan holistik TNI dalam memberikan bantuan yang berkelanjutan.

Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Andi Irsan M.Han, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan perintah langsung dari Kasad yang diimplementasikan secara serentak oleh seluruh jajaran TNI AD. Lebih dari sekadar tugas militer, program “Manunggal Air” ini menjadi representasi kehadiran TNI sebagai bagian integral dari masyarakat.
“Kehadiran kami di sini bukan semata-mata sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan sosial yang senantiasa berpihak pada kepentingan rakyat. Pengeboran sumur ini adalah jawaban konkret atas kebutuhan mendasar, terutama bagi para santri yang sedang berjuang menimba ilmu agama di dayah ini,” ungkap Letkol Inf Andi Irsan M.Han.
Penegasan Dandim ini juga sejalan dengan arahan Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal M.Tr.(Han), yang menekankan pentingnya bagi setiap prajurit Kodam IM untuk selalu hadir sebagai solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat. Semangat kerja tulus dan ikhlas menjadi landasan bagi TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, di mana ketersediaan air bersih merupakan salah satu prioritas utama.
Program “Manunggal Air” di Pidie ini bukan merupakan inisiatif tunggal dari Kodim 0102/Pidie. Sebelumnya, Kodim juga telah aktif menjalankan program-program strategis lainnya, seperti Ketahanan Pangan, yang diwujudkan melalui optimalisasi lahan tidur dan pembinaan kelompok tani, serta sinergi dengan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan pangan. Selain itu, program Bersatu dengan Alam juga menjadi fokus, menunjukkan kepedulian TNI terhadap isu-isu lingkungan. Tidak ketinggalan, program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terus digulirkan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.
Melalui berbagai program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, Kodim 0102/Pidie berharap dapat memperkuat citra TNI tidak hanya sebagai kekuatan penjaga negara, tetapi juga sebagai sahabat sejati rakyat yang selalu siap membantu mewujudkan kesejahteraan bersama. Program “Manunggal Air” di Dayah Baitul Izzah ini menjadi salah satu bukti nyata dari komitmen tersebut, memberikan harapan baru bagi para santri dan masyarakat sekitar akan masa depan yang lebih baik.