Kabar Gembira Aceh Barat: Pabrik Karet PT Potensi Bumi Sakti Resmi Beroperasi, Diharapkan Pacu Ekonomi Daerah

waktu baca 2 menit
Rabu, 9 Jul 2025 02:37 redaksi

FRASALOCAL||ACEH BARAT – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyambut antusias peresmian pabrik pengolahan karet remah PT Potensi Bumi Sakti, Selasa (8/7/2025), sebagai momentum penting dalam upaya menekan angka pengangguran di wilayah tersebut.

Peresmian pabrik yang berlokasi di Desa Glee Siblah, Kecamatan Woyla, ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Direktur Utama Arsari Group Hashim Djodjohadikusumo, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, dan Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haytar.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Barat Tarmizi SP MM menyampaikan bahwa kehadiran pabrik ini membawa angin segar bagi daerahnya, terutama dalam mengatasi keterbatasan fiskal dan tingginya angka pengangguran.

“Pabrik ini bukan sekadar investasi, melainkan secercah harapan nyata bagi masyarakat Aceh Barat. Antusiasme pencari kerja sangat tinggi, terbukti dengan 4.200 pelamar yang bersaing untuk 120 posisi yang tersedia. Ini menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan akan lapangan kerja di daerah kita,” ujar Bupati Tarmizi.

Beliau juga memaparkan data bahwa angka pengangguran terbuka di Aceh Barat saat ini mencapai 17,6 persen dari total populasi sekitar 209 ribu jiwa.

“Kami sangat berharap, dengan beroperasinya industri seperti ini, pemulihan ekonomi daerah dapat berjalan lebih cepat dan angka pengangguran dapat kita tekan secara signifikan,” imbuhnya dengan nada optimis.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa Aceh saat ini merupakan wilayah yang sangat kondusif bagi para investor.

“Kehadiran industri sangat krusial untuk menyerap tenaga kerja lokal. Dengan berdirinya pabrik PT Potensi Bumi Sakti ini, kami semakin optimis bahwa akan ada lebih banyak lagi investasi yang masuk ke Aceh di masa mendatang,” kata Gubernur Muzakir Manaf.

Sementara itu, Direktur Utama Arsari Group Hashim Djodjohadikusumo menceritakan bahwa pembangunan pabrik ini memerlukan waktu yang cukup panjang sejak gagasan awal pada tahun 2013.

“Perjalanan yang cukup panjang, hampir 12 tahun, namun hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi kami karena pabrik ini akhirnya dapat diresmikan dan siap untuk beroperasi,” ungkap Hashim Djodjohadikusumo.

Diketahui, pabrik PT Potensi Bumi Sakti memiliki kapasitas produksi mencapai 10 ton karet basah per jam, dengan target produksi karet kering sebesar 30 ribu ton per tahun. Estimasi biaya operasional harian pabrik ini mencapai sekitar Rp4 miliar.

 

[Penulis: Tomi]

[Editor: Rj]

LAINNYA