Sebanyak Delapan Rumah Di Aceh Barat Terancam Longsor Akibat Erosi Pada Tebing Sungai

waktu baca 2 menit
Minggu, 23 Feb 2025 12:24 redaksi

Sebanyak Delapan Rumah Di Aceh Barat Terancam Longsor Akibat Erosi Pada Tebing Sungai

FRASALOCAL||ACEH BARAT- Mengalami erosi akibat arus sungai, sebanyak 8 rumah milik warga Desa Meutulang, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat, terancam longsor, Minggu (23/2/2025).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Barat,Teuku Ronal Nehdiansyah, mengatakan erosi terjadi sekira 17:00 WIB akibat air sungai Krueng Woyla yang mengalir begitu deras dan terus meningkat volume airnya sehingga dapat mengikis tebing yang berdekatan dengan rumah warga.

“Iya ada 8 rumah warga di Desa Meutulang mengalami kerusakan akibat erosi pada tebing suungai, dari 8 rumah tersebut memiliki 8 Kartu keluarga (KK) serta 42 jiwa 42 yang mengalami dampak longsor akibat erosi air sungai,” ujar  Ronal Nehdiansyah.

Kata Ronal, pada saat itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Aceh Barat sudah berada di lokasi dan sedang melakukan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut.

FOTO: Sejumlah rumah di Desa Meutulang, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat, Mengalami kemiringan akibat erosi Air sungai Krueng Woyla.(DOK.BPBD ABAR).

“Hasil dari amatan Tim TRC, bencana ini disebabkan tanah daratan bagian bawah pinggir sungai mengalami pengikisan sehingga terjadi erosi kurang lebih 3 meter tanah daratan menjadi amblas dari prediksinya dari 20 cm sampai dengan 1 meter,”Sebut Ronal.

Ronal menyebutkan pihaknya akan melakukan berbagai tindakan untuk pencegahan erosi nantinya yang akan dilakukan BPBD dengan PUPR Aceh Barat untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

“Saat sedang di Analisa oleh PUPR,”tutup Ronal.

LAINNYA