Tim PKM UTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Terdampak Bencana di Aceh Barat

waktu baca 3 menit
Senin, 22 Des 2025 15:49 redaksi

FRASALOCAL || ACEH BARAT – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kebencanaan Universitas Teuku Umar (UTU) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (20/12/2025).

Bantuan yang disalurkan meliputi 2,9 ton beras, selimut, baby kit, higines kit, paket sembako, Air Mineral, pakaian anak dan wanita, sarana air bersih serta satu unit genset listrik untuk menunjang kebutuhan darurat masyarakat di lokasi bencana.

Seluruh bantuan bersumber dari dana hibah Direktorat Pendanaan dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, Teknologi (Kemdikti Saintek).

Penyaluran bantuan menyasar ke tiga desa terdampak, yakni Desa Lawet, Desa Canggei, dan Desa Keutambang. Ketiga tersebut sebelumnya mengalami dampak yang cukup signifikan akibat bencana dan membutuhkan dukungan cepat, terutama pada aspek pangan, sanitasi, dan kebutuhan dasar lainnya.

Kegiatan lapangan ini dipimpin oleh Ketua Tim PkM Kebencanaan Aceh Barat, Rita Fazlina, bersama anggota tim Aduwina Pakeh, Desi Marlizar, Azwar, Aydil staf Humas UTU serta turut didukung oleh 10 mahasiswa dari UKM PK dan UKM KSR-PMI UTU.

Rita Fazlina menyampaikan bahwa kehadiran UTU di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma, khususnya pengabdian kepada masyarakat pada situasi darurat bencana seperti ini.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan relawan menjadi kekuatan utama dalam memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

Tim PKM UTU lainnya, Aduwina Pakeh menjelaskan, kecamatan Pante Ceureumen merupakan daerah yang paling berdampak akibat dari bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November lalu, menyebabkan banyak kerusakan salah satunya jalan menuju gampong Canggai yang  amblas total, sehingga akses jalan pendistribusian tidak dapat dilalui oleh kenderaan roda empat, hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda tiga atau roda dua dengan melewati jembatan gantung dan jalan alternatif.

“kehadiran Universitas Teuku Umar tidak hanya berperan dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di saat bencana yang melanda. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan moral perguruan tinggi,” Kata Aduwina Pakeh

Sementara itu Rektor Universitas Teuku Umar, Prof Dr. Ishak Hasan, M.Si menyampaikan bantuan ini tidak hanya bersifat material, tetapi juga sebagai wujud empati dan kepedulian sivitas akademika Universitas Teuku Umar kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga serta mendukung proses pemulihan pasca bencana,” ujarnya.

Rektor berharap semoga kehadiran relawan UTU di lapangan dapat meringankan beban masyarakat di Aceh khususnya di Aceh Barat menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi bagi kemanusiaan. “Mudah-mudahan apa yang akan kita lakukan ini diridhoi Allah SWT dan semoga kita bisa memberikan yang terbaik,” Pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Universitas Teuku Umar menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga hadir dan berkontribusi langsung dalam penanganan persoalan kemanusiaan dan kebencanaan di wilayah Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Barat.

Adapun masyarakat di sejumlah desa penerima bantuan menyambut baik kehadiran tim UTU dan para relawan. Mereka mengapresiasi bantuan yang diberikan, terutama logistik pangan, teknologi sanitasi, dan genset listrik yang sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat.

“Alhamdulillah, kami warga gampong Lawet sangat berterimakasih kepada Universitas Teuku Umar atas kehadiran tim dosen dan relawan mahasiswa UTU dalam membantu masyarakat kami berupa bantuan  logistic, sembako, sarana air bersih dan barang-barang lainnya yang sangat bermanfaat bagi kami,” Kata Armia, Keuchik Lawet.

LAINNYA