FRASALOCAL||ACEH BARAT– Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Barat, Afrinda Novalia, SE, MM, melantik tiga Ketua TP-PKK Kecamatan dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Gedung PKK Aceh Barat, Selasa (9/9/2025).
Pelantikan turut dihadiri Staf Ahli TP-PKK Aceh Barat, Lisa Nazmi, SE, serta seluruh Ketua dan sekretaris TP PKK kecamatan.
Dalam kesempatan itu, Afrinda melantik Ketua TP-PKK Kecamatan Woyla Timur, Woyla Barat, dan Panton Reu.
Sementara Ketua TP-PKK Kecamatan Johan Pahlawan yang dijadwalkan ikut dilantik, berhalangan hadir karena sedang bertugas di Bandung, sehingga pelantikan hanya dilakukan kepada tiga orang ketua.
Prosesi pelantikan juga dihadiri Pembina TP-PKK Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG), Drs. Marjan Hanafie Lubis, M.Si.. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa amanah Ketua TP-PKK Kecamatan bukan sekadar jabatan seremonial, tetapi sebuah tanggung jawab besar yang langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakat.
“Ketua PKK kecamatan adalah motor penggerak, teladan, sekaligus penghubung yang menjembatani berbagai program pemerintah dengan masyarakat melalui pendekatan keluarga sebagai basis pembangunan,” tegas Marjan.
Ia juga berharap agar para ketua yang baru dilantik mampu memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh kader PKK di tingkat kecamatan maupun gampong. Menurutnya, kesejahteraan masyarakat berawal dari kesejahteraan keluarga, dan PKK hadir untuk memastikan fondasi itu terbangun dengan baik.
Selain itu, Ketua TP-PKK Kecamatan dituntut menjalin sinergi dengan jajaran SKPK terkait, pemerintah kecamatan, serta TP-PKK gampong agar pelaksanaan 10 program pokok PKK dapat berjalan optimal, konsisten, dan memberi manfaat nyata.
“Saya mendorong agar program PKK sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan stunting, memacu pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, serta penguatan nilai-nilai syariat Islam dalam rumah tangga,” tambahnya.
Lebih jauh, ia juga mengajak Ketua TP-PKK Kecamatan untuk menjadi penggerak kreativitas masyarakat, mendorong ibu-ibu rumah tangga berani berinovasi, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian keluarga, pungkas Marjan