BMKG Sebut Panas Matahari Di Aceh Barat Sudah Sesuai Dengan Suhu Badan Warga

waktu baca 1 menit
Minggu, 2 Mar 2025 15:06 redaksi

FRASALOCAL||ACEH BARAT– Bedasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Forecaster Angga Yudha, menyebutkan pada saat matahari terkena kulit sehingga mengalami perih, sebenarnya bukan dari panasnya matahari, melainkan kulit kita yang sering kekurangan air, Minggu (2/3/2025).

“Untuk Aceh Barat sendiri masih normal panas matahari untuk suhu tubuh kita, namun, kenapa begitu terasa panas, hal itu di karenakan kurangnya ruang air yang ada diudara, jadi saat kulit kita bernafas seharusnya bebas melalui pori-pori, tapi karena uap air tinggi, tubuh kita butuh energi lebih banyak tuk mengeluarkan keringat,”jelas Angga Yudha.

Kemudian, Kata Yudha, sementara diluar uap air menghambat proses respirasi, sehingga lebih banyak keringat yang keluar, mungkin adabluka atau sejenis di jaringan kulit sehingga terasa perih.

Penyinaran pagi hingga siang yang lumayan intens membuat penguapan lumayan tinggi sehingga berpotensi hujan pada sore hingga malam harinya beberapa hari kedepan

“Harapan buat masyarakat kiranya kurangi aktifitas di outdoor yg dapat mengganggu ibadah puasa kita kecuali memang dibutuhkan mengingat pagi hingga siang hari matahari terasa lumayan terik,”tutup Angga.

LAINNYA